Supercoppa Italiana: Final Inter vs Lazio Digelar Sebelum Natal, Venue Masih Misteri
Baca dalam 60 detik
- Lega Serie A memastikan laga puncak Supercoppa Italiana antara Inter dan Lazio berlangsung sebelum perayaan Natal, dengan tanggal paling mungkin 22 atau 23 Desember 2026.
- Kepastian venue baru akan diumumkan setelah rapat dewan Lega Serie A berikutnya, menyusul perubahan format kompetisi yang kembali memakai sistem dua tim.
- Keputusan ini menjadi sorotan karena musim lalu turnamen digelar di Riyadh dengan empat tim, kini kembali ke format klasik yang lebih sederhana.

Laga final Supercoppa Italiana yang mempertemukan Inter Milan melawan Lazio dipastikan berlangsung sebelum perayaan Natal tahun ini. Namun, lokasi pertandingan masih menjadi teka-teki hingga pengumuman resmi dari rapat dewan Lega Serie A berikutnya.
Presiden Lega Serie A, Ezio Maria Simonelli, mengungkapkan bahwa tanggal pertandingan telah ditetapkan, tetapi ia enggan merinci lebih jauh. "Tanggalnya sebelum Natal," ujarnya kepada Radio Anch'io lo Sport, Senin (16/12/2024). "Ada beberapa hipotesis mengenai venue yang akan kami ungkap pada rapat dewan Lega Serie A berikutnya."
Kepastian ini menutup spekulasi yang sempat berkembang mengenai kemungkinan final digelar di luar Italia. Sebelumnya, format Supercoppa Italiana mengalami perubahan signifikan dalam tiga musim terakhir, di mana empat tim berpartisipasi dalam turnamen mini yang digelar di Riyadh, Arab Saudi. Juara Serie A, juara Coppa Italia, serta runner-up masing-masing kompetisi tampil dalam ajang tersebut pada 2023, 2024, dan 2025.
Namun, mulai musim ini format kembali disederhanakan menjadi dua tim saja. Inter, yang sukses menyabet gelar ganda Serie A dan Coppa Italia musim lalu, akan berhadapan dengan Lazio yang merupakan runner-up Coppa Italia. Perubahan ini dinilai sebagai upaya untuk mengembalikan esensi kompetisi yang lebih fokus dan mengurangi beban jadwal pemain.
Menurut laporan Sport Mediaset, tanggal yang paling mungkin untuk partai puncak adalah Selasa, 22 Desember 2026, atau sehari setelahnya, Rabu, 23 Desember. Jadwal ini berdekatan dengan pekan terakhir Serie A sebelum jeda musim dingin, yang dijadwalkan pada akhir pekan 19 Desember 2026. Kompetisi akan kembali bergulir pada 2 Januari 2027.
Keputusan untuk memainkan final sebelum Natal tentu menjadi pertimbangan bagi para penggemar sepak bola di Indonesia. Dengan selisih waktu yang cukup signifikan, laga yang digelar pada malam hari di Italia akan berlangsung dini hari waktu Indonesia. Meski demikian, antusiasme pendukung Inter dan Lazio di Tanah Air dipastikan tetap tinggi, mengingat kedua klub memiliki basis penggemar yang besar di Indonesia.
Dari sisi komersial, pemilihan venue menjadi krusial. Jika kembali digelar di Riyadh, potensi pendapatan dari hak siar dan sponsor internasional bisa meningkat. Namun, jika memilih stadion di Italia, seperti San Siro atau Stadio Olimpico, atmosfer pertandingan akan lebih terasa dan dekat dengan para pendukung setia. Simonelli menegaskan bahwa keputusan venue akan diumumkan setelah rapat dewan, yang diharapkan dapat memberikan kejelasan bagi kedua klub dan para penggemar.
Pergeseran format ini juga memunculkan pertanyaan tentang masa depan Supercoppa Italiana. Apakah keputusan untuk kembali ke format dua tim merupakan langkah mundur atau justru penyegaran? Yang jelas, kompetisi ini tetap menjadi ajang bergengsi yang dinantikan, baik oleh klub-klub Italia maupun penggemar di seluruh dunia, termasuk Indonesia.



