Amorim Ungkap Pesan Kunci di Balik Kemenangan Perdana AC Milan atas Torino
Baca dalam 60 detik
- Pelatih anyar AC Milan, Ruben Amorim, menegaskan bahwa mentalitas sekadar menghindari kekalahan tidak akan membawa timnya meraih kemenangan, sebuah pesan yang ia sampaikan langsung kepada para pemainnya.
- Kemenangan 2-1 atas Torino diraih setelah AC Milan bermain agresif di babak kedua, dengan kontribusi gemilang dari pemain pengganti Adrien Rabiot dan Luka Modric.
- Amorim mengakui fisik timnya belum prima akibat pramusim yang terpotong, namun ia menilai kemenangan ini sebagai fondasi penting untuk membangun gaya bermain baru di San Siro.

Ruben Amorim, pelatih anyar AC Milan, menegaskan bahwa kemenangan tidak akan pernah diraih hanya dengan berusaha menghindari kekalahan. Pesan itu ia sampaikan langsung kepada para pemainnya setelah mereka tampil kurang meyakinkan di babak pertama, sebelum akhirnya memetik kemenangan 2-1 atas Torino di Stadio Olimpico Grande Torino, Minggu (16/2) dini hari WIB.
Sempat tertinggal dalam penguasaan bola dan kesulitan menembus pertahanan Granata, Milan baru mampu memecah kebuntuan setelah Amorim memasukkan Adrien Rabiot dan Luka Modric di babak kedua. Rabiot menjadi aktor utama dengan memberikan assist untuk gol perdana Alphadjo Cisse di Serie A, lalu mencetak gol keduanya beberapa menit kemudian. Torino sempat memperkecil kedudukan lewat tendangan voli akrobatik Che Adams di masa injury time, namun itu tak cukup untuk menggagalkan tiga poin bagi Rossoneri.
Kemenangan ini menjadi angin segar bagi Amorim yang tengah membangun tim baru. Sebelumnya, Milan menjalani pramusim yang kurang mulus dengan sejumlah hasil mengecewakan. Namun, pelatih asal Portugal itu menilai bahwa kemenangan atas Torino adalah bukti bahwa timnya mulai memahami apa yang ia inginkan, meski masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.
โDi babak pertama, kekhawatiran para pemain adalah mengontrol permainan, jangan sampai kalah, jangan sampai kehilangan bola dalam transisi. Tapi kami kurang agresif di sepertiga akhir lapangan. Kami membicarakan hal itu di ruang ganti, dan mereka paham bahwa ini bukan cara untuk memenangkan pertandingan,โ ujar Amorim kepada DAZN Italia, seperti dikutip Football-Italia.
Amorim juga menyoroti kualitas Alphadjo Cisse, pemain berusia 19 tahun yang tampil menonjol di laga tersebut. โBukan hanya golnya, tapi kualitas yang dia tunjukkan selama pertandingan. Di babak pertama, dia bertindak seperti pemain paling berpengalaman di tim kami, dengan cara dia membawa permainan ke depan,โ puji Amorim. Ia juga mengakui bahwa fisik timnya belum prima karena pramusim yang terpotong, sehingga pressing intensif selama 90 menit belum bisa dilakukan.
Menariknya, Rabiot yang masuk menggantikan Ruben Loftus-Cheek ditempatkan di posisi trequartista yang lebih maju, bukan di peran yang biasa ia mainkan di bawah asuhan Max Allegri. Ini menandakan bahwa Amorim mulai menerapkan filosofi permainannya sendiri, yang lebih mengedepankan agresivitas dan transisi cepat.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, kemenangan ini menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya mentalitas pemenang. Di kompetisi domestik seperti Liga 1, banyak tim yang cenderung bermain aman untuk menghindari kekalahan, padahal hal itu justru bisa menjadi bumerang. Filosofi Amorim yang menekankan keberanian mengambil risiko di area lawan bisa menjadi inspirasi bagi pelatih-pelatih lokal untuk lebih berani dalam meramu strategi.
Amorim sendiri menegaskan bahwa kemenangan adalah tujuan utama, namun ia tidak akan berpuas diri. โKami berbicara tentang cara bermain, tapi ada satu tujuan dalam sepak bola: menang. Itu tidak cukup, tidak akan pernah cukup untuk Milan, tapi kami menunjukkan sebagian dari apa yang kami latih di sesi latihan dan pramusim, bahkan di bawah tekanan, dan itu perasaan yang bagus,โ tuturnya.
Ke depan, tantangan terbesar Amorim adalah meningkatkan fisik pemain dan memastikan konsistensi performa. Dengan jadwal padat Serie A dan Liga Champions, ia harus pandai merotasi skuad. Pertanyaannya, akankah Milan mampu mempertahankan momentum ini dan bersaing di papan atas? Hanya waktu yang bisa menjawab, namun sinyal awal dari kemenangan ini cukup menjanjikan.



