Juventus Belum Puas: Tiga Rekrutan Baru di Depan Mata, Zirkzee Jadi Target Utama
Baca dalam 60 detik
- Juventus berencana menambah tiga pemain lagi setelah enam rekrutan musim panas, dengan prioritas membersihkan skuad.
- Franck Kessié, Hugo Bueno, dan Joshua Zirkzee masuk daftar incaran, sementara beberapa pemain seperti Arthur akan dilepas.
- Bursa transfer ditutup 1 September, Juventus harus bergerak cepat untuk menyeimbangkan skuad sebelum musim dimulai.

Juventus masih belum menginjak pedal gas penuh di bursa transfer musim panas ini. Setelah enam pemain anyar diresmikan, kabar dari Italia menyebut Bianconeri berencana menambah tiga amunisi lagi, dengan prioritas utama membuka ruang di skuad sebelum merekrut pemain baru.
Sejauh ini, raksasa Turin telah mengamankan jasa Guglielmo Vicario, Zeki Celik, Jhon Lucumi, Kerim Alajbegović, Randal Kolo Muani, dan Jeff Ekhator. Namun, laporan Gazzetta dello Sport mengindikasikan aktivitas transfer klub belum berakhir. Pelatih Luciano Spalletti dikabarkan menginginkan tambahan pemain di lini tengah, bek sayap, dan penyerang tengah untuk memperdalam skuad jelang musim 2025/2026.
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah merampingkan skuad yang saat ini kelebihan pemain. Gelandang asal Brasil, Arthur, akan dilepas melalui kesepakatan pemutusan kontrak bersama. Selain itu, Juventus juga membuka pintu keluar bagi Teun Koopmeiners, Juan Cabal, Jonathan David, dan Michele Di Gregorio jika ada tawaran yang masuk.
Di lini tengah, target utama adalah gelandang bebas transfer asal Pantai Gading, Franck Kessié. Jika gagal, Leon Goretzka yang juga tanpa klub menjadi alternatif utama. Untuk posisi bek kiri, nama Hugo Bueno dari Wolverhampton menjadi prioritas, dengan Emerson Palmieri sebagai opsi murah yang pernah bekerja sama dengan Spalletti di Roma.
Di lini depan, nama Joshua Zirkzee dari Manchester United menjadi bidikan utama. Juventus meyakini Setan Merah bersedia melepas penyerang Belanda itu dengan skema pinjaman. Namun, semua rencana ini masih menggantung karena Bianconeri harus terlebih dahulu melepas sejumlah pemain sebelum bisa mendatangkan wajah baru.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, dinamika transfer Juventus ini menarik untuk disimak karena beberapa pemain incaran mereka pernah merumput di klub yang memiliki basis penggemar besar di Asia Tenggara. Selain itu, strategi Juventus yang mengandalkan pemain bebas transfer dan pinjaman menunjukkan tren klub-klub Eropa dalam mengelola keuangan di tengah regulasi Financial Fair Play yang semakin ketat.
Menurut analis sepak bola Italia, keputusan Juventus untuk melepas pemain seperti Koopmeiners dan Di Gregorio menunjukkan adanya perombakan besar-besaran di bawah arahan Spalletti. "Mereka ingin membangun skuad yang lebih muda dan dinamis, tetapi harus diimbangi dengan penjualan pemain untuk menjaga keseimbangan keuangan," ujar seorang pengamat yang enggan disebut namanya.
Dengan tenggat waktu 1 September yang semakin dekat, Juventus harus bergerak cepat. Pertanyaannya, akankah mereka berhasil melepas pemain yang tidak diinginkan dan mendatangkan target utama? Atau justru harus puas dengan alternatif yang ada? Kita tunggu saja bagaimana manuver terakhir Bianconeri di bursa transfer ini.



