Juventus Siapkan Langkah Tambahan: Emil Audero Jadi Kandidat Kiper Kedua di Tengah Spekulasi Kepergian Di Gregorio dan Perin
Baca dalam 60 detik
- Juventus resmi mengikat Guglielmo Vicario dari Tottenham dengan status pinjaman plus opsi beli, tetapi bursa kiper mereka belum tertutup.
- Michele Di Gregorio dan Mattia Perin berpotensi hengkang, memaksa Bianconeri mempertimbangkan rekrutan baru untuk kedalaman skuad.
- Emil Audero, produk akademi Juventus, muncul sebagai target utama untuk memenuhi kuota pemain lokal di kompetisi Eropa.

Juventus belum menutup pintu bursa transfer musim panas ini. Setelah resmi mengumumkan kedatangan Guglielmo Vicario dari Tottenham pada Selasa lalu, kabar dari Italia menyebut bahwa Bianconeri masih berpeluang menambah satu kiper lagi sebelum jendela transfer ditutup. Langkah ini menjadi antisipasi jika Michele Di Gregorio dan Mattia Perin benar-benar meninggalkan Allianz Stadium.
Vicario, kiper timnas Italia, direkrut dengan skema pinjaman yang disertai opsi pembelian tidak wajib senilai โฌ8 juta, plus bonus hingga โฌ2 juta. Ia diproyeksikan menjadi kiper utama Juventus musim depan, menyusul rentetan kesalahan dan performa mengecewakan Di Gregorio dalam dua musim terakhir. Keputusan ini menandai perubahan signifikan di lini belakang Juventus yang tengah membangun ulang skuad di bawah arahan pelatih anyar.
Di Gregorio, yang kehilangan status kiper nomor satu, kini dikaitkan dengan Marseille di Ligue 1 dan Monza, klub lamanya di Serie A. Sementara itu, Perin juga menjadi incaran Palermo. Jika salah satu atau keduanya hengkang, Juventus wajib mencari pengganti untuk menjaga kedalaman skuad, terutama dengan jadwal padat di Serie A dan Liga Champions.
Menurut laporan Gianluca Di Marzio, Juventus telah mengidentifikasi Emil Audero sebagai kandidat utama. Audero, yang kini membela Como, merupakan produk akademi Juventus. Meski hanya tampil sekali di Serie A bersama Bianconeri pada akhir musim 2016-17, ia kemudian menimba pengalaman di Venezia, Sampdoria, Inter, Palermo, dan Cremonese. Total 208 penampilan di Serie A membuatnya menjadi opsi matang dan siap bersaing.
Kehadiran Audero tidak hanya menambah kualitas, tetapi juga nilai strategis. Ia berstatus homegrown dan club-trained, yang sangat berguna bagi Juventus dalam memenuhi regulasi daftar pemain UEFA. Dengan begitu, Juventus bisa lebih fleksibel dalam menyusun skuad untuk kompetisi Eropa tanpa mengorbankan slot pemain asing.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, dinamika bursa transfer Juventus ini menarik untuk disimak, mengingat banyak penggemar Serie A di tanah air. Keputusan Juventus untuk merombak sektor kiper menunjukkan ambisi mereka untuk kembali bersaing di level tertinggi Eropa. Selain itu, langkah ini juga menjadi sinyal bahwa klub-klub Italia semakin agresif dalam memanfaatkan pemain lokal untuk memenuhi regulasi, sebuah tren yang bisa menjadi pelajaran bagi klub-klub Asia, termasuk Indonesia, dalam membangun skuad berkelanjutan.
Dengan bursa transfer yang masih terbuka hingga akhir Agustus, Juventus tampaknya akan terus bergerak. Pertanyaannya, akankah Di Gregorio dan Perin benar-benar hengkang? Dan jika ya, apakah Audero akan menjadi pelengkap yang tepat untuk mengamankan posisi di bawah mistar? Keputusan dalam beberapa pekan ke depan akan menentukan arah musim Juventus.



