Inter Vs Monza: Debut Musim Baru Serie A, Lautaro Jadi Andalan di Lini Depan
Baca dalam 60 detik
- Inter Milan memulai musim 2026-27 dengan menjamu Monza di San Siro, mengandalkan Lautaro Martinez dan Esposito di lini depan.
- Sang juara bertahan harus tampil tanpa Henrikh Mkhitaryan yang terkena skorsing, sementara rekrutan baru seperti John Stones dan Djed Spence masih di bangku cadangan.
- Laga ini menjadi ujian awal bagi Inter untuk mempertahankan gelar, sekaligus momentum bagi Monza yang baru promosi untuk mencuri poin di kandang lawan.

Inter Milan membuka langkah pertahanan gelar Serie A musim 2026-27 dengan menjamu Monza di Stadio Meazza, San Siro, Sabtu malam WIB. Laga yang berlangsung pukul 18.30 waktu setempat ini menjadi panggung pertama bagi skuad asuhan Simone Inzaghi untuk membuktikan diri setelah musim lalu tampil dominan. Namun, tantangan langsung datang: kehilangan gelandang kunci Henrikh Mkhitaryan akibat akumulasi kartu, dan beberapa rekrutan baru yang belum siap tampil penuh.
Dari sisi komposisi, Inter diprediksi tetap memakai formasi 3-5-2 andalan. Lautaro Martinez, kapten sekaligus mesin gol tim, akan berduet dengan Francesco Pio Esposito di lini depan. Keputusan ini diambil setelah sejumlah media Italia, termasuk Sky Sport dan La Gazzetta dello Sport, sepakat bahwa duet tersebut menjadi pilihan utama. Sementara itu, dua pemain anyar musim panas ini, Djed Spence dan John Stones, masih di bangku cadangan. Curtis Jones, yang baru diumumkan pada Jumat, hanya akan menyaksikan dari tribun.
Di kubu tamu, Monza datang dengan keterbatasan. Kapten Matteo Pessina dipastikan absen karena cedera, menyusul Ebenezer Akinsanmiro, Leonardo Colombo, Idrissa Tourรฉ, dan Patrick Ciurria. Dany Mota serta Demba Thiam juga harus menepi karena skorsing. Pelatih Monza, Alessandro Nesta, mau tak mau harus meracik strategi dengan pemain pelapis. Situasi ini tentu menjadi pekerjaan rumah besar bagi tim promosi yang ingin memberikan kejutan di laga pembuka.
Bagi penggemar sepak bola di Indonesia, laga ini tetap menarik untuk disimak meski tanpa keterlibatan pemain Asia Tenggara. Inter, dengan basis penggemar besar di Tanah Air, selalu menjadi magnet tersendiri. Apalagi, performa Lautaro Martinez yang konsisten sering menjadi sorotan. Kehadiran pemain seperti Calhanoglu dan Barella di lini tengah juga dijamin menghadirkan kualitas permainan yang tinggi. Sementara itu, Monza yang berstatus pendatang baru bisa menjadi ujian menarik bagi kedalaman skuad Inter.
Dari sisi taktik, Inter diprediksi akan langsung menekan sejak menit awal. Dengan dukungan publik San Siro, mereka diharapkan mampu menguasai jalannya pertandingan. Namun, Monza tidak akan menyerah begitu saja. Dengan formasi 3-4-2-1, mereka akan mencoba bertahan rapat dan mengandalkan serangan balik cepat melalui Cutrone dan Varela. Pertarungan di lini tengah antara Barella-Zielinski melawan Foe Ondoa-Mout akan menjadi kunci.
Laga ini juga menjadi ajang pembuktian bagi pemain muda seperti Esposito yang dipercaya mengisi posisi striker. Performanya akan menentukan apakah Inter bisa langsung tancap gas di awal musim. Di sisi lain, hasil imbang pun bisa menjadi modal berharga bagi Monza untuk membangun kepercayaan diri di sisa musim.
Ke depannya, pertanyaan besarnya adalah: mampukah Inter mempertahankan konsistensi sepanjang musim dengan rotasi pemain yang ada? Atau justru Monza akan menjadi batu sandungan pertama yang mengejutkan? Jawabannya akan mulai terlihat malam ini, dan tentu saja, kita akan terus mengikuti perkembangan selanjutnya.



