Janice Tjen Tembus Babak 32 Besar Cincinnati Open Usai Menangi Duel 3 Jam 14 Menit
Baca dalam 60 detik
- Janice Tjen mengalahkan Viktorija Golubic 7-6(8), 5-7, 7-5 dalam laga selama 3 jam 14 menit di Cincinnati Open.
- Kemenangan ini menandai penampilan impresif petenis Indonesia di turnamen WTA 1000, dengan statistik break point yang identik.
- Janice akan kembali bertanding di nomor ganda bersama Katarzyna Piter, menghadapi pasangan China pada Selasa (18/8) WIB.

Petenis Indonesia, Janice Tjen, memastikan tempat di babak 32 besar Cincinnati Open setelah menaklukkan wakil Swiss, Viktorija Golubic, dalam pertarungan tiga set yang berlangsung sengit selama 3 jam 14 menit, Senin (17/8) dini hari WIB. Kemenangan dengan skor 7-6(8), 5-7, 7-5 ini menjadi bukti ketangguhan mental Janice di lapangan keras Amerika Serikat.
Laga yang berjalan alot sejak gim pertama ini menyajikan aksi saling kejar mengejar angka. Kedua petenis sama-sama kesulitan mempertahankan gim servis, sehingga set pertama harus diselesaikan lewat tie-break. Dalam tie-break yang menegangkan, Janice berhasil unggul tipis 10-8 untuk merebut set pembuka.
Golubic, yang sempat tertinggal 1-4 di set kedua, tidak menyerah begitu saja. Ia bangkit dengan memenangkan empat gim beruntun, membalikkan keadaan menjadi 5-4, dan akhirnya menutup set kedua dengan skor 7-5. Perlawanan sengit ini memaksa pertandingan berlanjut ke set penentuan.
Di set ketiga, Janice tampil lebih agresif dan langsung memimpin 3-1. Namun, Golubic kembali menyamakan kedudukan menjadi 4-4. Pada momen krusial, Janice berhasil melakukan break penting untuk unggul 6-5, dan kemudian menuntaskan pertandingan pada gim berikutnya dengan skor 7-5. Kemenangan ini tidak hanya mengamankan tiketnya, tetapi juga menunjukkan konsistensi permainannya di turnamen level WTA 1000.
Statistik pertandingan menunjukkan betapa ketatnya duel ini. Kedua petenis sama-sama mengoleksi 126 poin dari total 252 poin yang dimainkan. Janice mencatatkan empat ace dan mengonversi enam dari 13 peluang break point, sementara Golubic hanya mampu membukukan satu ace dengan jumlah konversi break point yang sama, yakni enam dari 13 kesempatan. Angka-angka ini menegaskan bahwa kemenangan Janice diraih melalui perjuangan yang tidak mudah.
Keberhasilan Janice ini menjadi sorotan tersendiri bagi pecinta tenis Indonesia. Ia bukan hanya berjuang di nomor tunggal, tetapi juga akan tampil di nomor ganda bersama petenis Polandia, Katarzyna Piter. Pasangan ini dijadwalkan menghadapi ganda China, Zhang Shuai/Jiang Xinyu, pada babak pertama yang berlangsung Selasa (18/8) WIB. Kesempatan untuk berlaga di dua nomor sekaligus menunjukkan kepercayaan diri dan kapasitas fisik Janice yang prima.
Bagi Indonesia, prestasi Janice di Cincinnati Open ini menjadi angin segar di tengah minimnya wakil Asia Tenggara di turnamen tenis kelas dunia. Langkahnya yang mampu menembus babak 32 besar turnamen WTA 1000 menegaskan bahwa petenis Indonesia mampu bersaing di level tertinggi. Hal ini juga menjadi modal berharga bagi perkembangan tenis nasional, terutama dalam mempersiapkan regenerasi atlet.
Ke depan, pertanyaan besarnya adalah apakah Janice dapat mempertahankan performa ini dan melaju lebih jauh. Dengan mentalitas yang telah teruji dalam laga dramatis ini, ia berpeluang memberikan kejutan di babak berikutnya. Publik tenis Indonesia tentu menaruh harapan besar pada langkah selanjutnya.



