Sophia Bush Ungkap Pernikahan Rahasia dengan Ashlyn Harris di New York
Baca dalam 60 detik
- Aktris Sophia Bush mengonfirmasi pernikahannya dengan mantan pesepakbola Ashlyn Harris dalam memoar terbarunya.
- Pernikahan berlangsung tertutup di New York City pada 2025, jauh dari sorotan media.
- Keputusan ini menegaskan keinginan Bush untuk memisahkan kehidupan pribadi dari ekspektasi publik.

Aktris Hollywood Sophia Bush secara mengejutkan mengumumkan bahwa dirinya telah menikah dengan mantan bintang sepak bola wanita Ashlyn Harris. Kabar bahagia ini terungkap melalui memoar terbaru Bush yang berjudul And I Will Tell You Mine: Notes from a Life in Progress. Dalam buku tersebut, Bush mengungkapkan bahwa pernikahan mereka berlangsung secara tertutup di New York City pada tahun 2025.
Keputusan untuk merahasiakan pernikahan ini bukan tanpa alasan. Bush menjelaskan bahwa ia ingin menjaga momen sakral tersebut dari tekanan publik. "Ketika Anda mencapai tahap ini dalam hidup, Anda mulai memilah apa yang menjadi milik Anda dan apa yang selama ini hanya untuk orang lain," ujarnya kepada Vogue. Pernyataan ini mencerminkan kesadaran Bush akan pentingnya batas antara kehidupan pribadi dan citra publik yang telah melekat padanya selama bertahun-tahun.
Baik Bush maupun Harris telah menghabiskan sebagian besar hidup dewasa mereka di bawah sorotan kamera. Bush dikenal luas sebagai aktris, sementara Harris adalah mantan pemain tim nasional sepak bola wanita Amerika Serikat. Meski menikmati karier gemilang, Bush menyadari bahwa ketenaran memiliki konsekuensi tersendiri. "Merupakan hak istimewa bisa tampil sebagai atlet atau aktor, tetapi itu juga datang dengan biaya tertentu," tuturnya. Pernikahan mereka pun dirancang sederhana, jauh dari kemewahan pesta selebritas pada umumnya. Bush mengenang momen indah ketika anak-anak mereka berlarian bahagia, memetik bunga dari properti, dan putri mereka, Sloane, menggenggamnya erat. "Itu sangat menyenangkan bagi mereka, karena bukan hari yang penuh tekanan seperti yang biasanya terlalu berat untuk anak kecil," tambahnya.
Kisah cinta Bush dan Harris sendiri mulai terbuka ke publik pada 2024. Dalam esai untuk Glamour, Bush mengungkapkan identitasnya sebagai queer dan mengonfirmasi hubungannya dengan Harris. Ia mengaku tidak nyaman dengan gagasan harus coming out di tahun 2024, tetapi menyadari pentingnya momen tersebut di tengah gelombang serangan terhadap komunitas LGBTQIA+. "Ada lebih dari 500 rancangan undang-undang anti-LGBTQIA yang diajukan di legislatif negara bagian pada 2023," tulisnya. Baginya, komunitas queer telah menjadi rumah yang memberikan rasa aman, hormat, dan cinta. "Saya rasa saya selalu tahu bahwa seksualitas saya ada dalam spektrum. Saat ini, kata yang paling tepat adalah queer. Saya tidak bisa mengatakannya tanpa tersenyum," ujarnya.
"Saya sangat membenci gagasan harus coming out di tahun 2024. Tetapi saya sadar betul bahwa kita sedang membicarakan ini di tahun ketika serangan terhadap komunitas LGBTQIA+ mencapai puncaknya dalam sejarah modern." - Sophia Bush
Pernikahan ini menandai babak baru dalam kehidupan Bush setelah sebelumnya menikah dengan aktor Chad Michael Murray dan pengusaha Grant Hughes. Langkah Bush untuk terbuka tentang orientasi seksualnya dan menikah dengan Harris menjadi cerminan perjalanan personal yang panjang. Di tengah industri hiburan yang sering kali menuntut transparansi, Bush memilih untuk mengambil kendali atas narasinya sendiri. Ia menunjukkan bahwa kebahagiaan sejati tidak selalu harus dipamerkan di depan publik, tetapi cukup dirasakan bersama orang-orang terdekat.
Bagi penggemar di Indonesia, kisah Bush ini bisa menjadi refleksi tentang bagaimana publik memandang kehidupan pribadi selebritas. Budaya patriarki dan norma sosial yang kuat di Indonesia sering kali membuat diskusi tentang identitas seksual menjadi tabu. Namun, keberanian Bush untuk jujur dan memprioritaskan keluarga kecilnya dapat menginspirasi banyak orang untuk berani menjadi diri sendiri, tanpa harus memenuhi ekspektasi orang lain. Pernikahan Bush dan Harris juga mengingatkan bahwa cinta dan kebahagiaan adalah hak semua orang, terlepas dari orientasi seksual.
Ke depan, publik akan menantikan apakah pasangan ini akan lebih terbuka tentang kehidupan pernikahan mereka atau tetap menjaga privasi seperti yang selama ini mereka lakukan. Yang jelas, langkah Bush untuk menulis memoar dan mengungkap kisah cintanya menunjukkan bahwa ia siap berbagi, namun dengan syarat dan ketentuan yang ia tentukan sendiri. Akankah ini menjadi awal dari keterbukaan yang lebih besar, atau justru sebaliknya? Hanya waktu yang akan menjawab, tetapi satu hal yang pasti: Sophia Bush telah menemukan kebahagiaannya dengan cara yang ia pilih sendiri.



