Buru Penyerang Baru, Tottenham Pertimbangkan Nicolas Jackson sebagai Alternatif Osimhen
Baca dalam 60 detik
- Tottenham Hotspur masih mencari striker tengah jelang penutupan bursa transfer, dengan Victor Osimhen sebagai target utama yang sulit didapat.
- Nicolas Jackson muncul sebagai opsi potensial karena profilnya yang mirip Osimhen: kecepatan, kekuatan, dan kemampuan menyerang ruang di belakang pertahanan.
- Keputusan Spurs di bursa transfer akan menentukan daya saing mereka musim ini, termasuk di mata pengamat sepak bola Indonesia yang mengikuti perkembangan Liga Inggris.

Liga Inggris musim 2025/2026 akan segera bergulir, namun Tottenham Hotspur masih belum menemukan sosok penyerang tengah yang mampu menggantikan ketajaman Harry Kane. Dalam situasi ini, nama Nicolas Jackson mencuat sebagai kandidat kuat, di tengah upaya klub merekrut Victor Osimhen yang terganjal persaingan dengan Arsenal.
Sejak kepergian Kane ke Bayern Munich tiga tahun lalu, Spurs belum pernah lagi memiliki mesin gol yang konsisten. Dua musim beruntun finis di peringkat 17 menjadi bukti nyata bahwa lini depan mereka kehilangan daya gedor. Kini, dengan manajer anyar Roberto De Zerbi, klub asal London utara itu berupaya keras memperbaiki skuad, termasuk memecahkan rekor transfer untuk mendatangkan Mateus Fernandes dan Sandro Tonali. Namun, tanpa striker tajam, semua investasi itu terasa sia-sia.
Victor Osimhen, yang kini dipinjamkan ke Galatasaray dari Napoli, sejatinya adalah target ideal. Pemain asal Nigeria itu telah mencetak lebih dari 17 gol dalam lima musim terakhir, termasuk tujuh gol di Liga Champions musim lalu. Namun, Arsenal ikut memburu, dan Galatasaray tak akan melepasnya dengan harga murah. Spurs pun harus mencari alternatif.
Salah satu nama yang mencuat adalah Nicolas Jackson, penyerang Senegal yang musim lalu dipinjamkan ke Bayern Munich dan bermain di belakang Kane. Meski hanya mencetak 11 gol dalam 34 penampilan, Jackson memiliki kemiripan gaya dengan Osimhen: kecepatan, kekuatan fisik, dan kemampuan menusuk dari sisi sayap. Menurut laporan RMC Sport, Tottenham tertarik, tetapi harus bersaing dengan Aston Villa dan Atletico Madrid, serta menyiapkan dana sekitar 60 juta poundsterling.
Perbandingan antara Jackson dan Osimhen memang menarik. Keduanya sama-sama striker yang mengandalkan kecepatan untuk meregangkan pertahanan lawan, serta pandai memanfaatkan ruang di belakang bek. Mereka juga sama-sama kuat secara fisik dan sering melakukan pergerakan diagonal dari tengah ke sisi sayap. Gaya seperti ini kontras dengan tipe Kane yang lebih suka menerima bola di kaki, atau Dominic Solanke yang berperan sebagai target man. Kehadiran Jackson bisa memberi dimensi baru bagi Spurs, terutama dalam serangan balik.
Bagi pengamat sepak bola di Indonesia, perburuan striker ini bukan sekadar isu transfer biasa. Banyak fans Premier League di Tanah Air yang menantikan bagaimana Spurs membangun kembali tim pasca-Kane. Jika berhasil mendatangkan Jackson, Spurs tidak hanya mendapatkan pemain yang cocok dengan filosofi De Zerbi, tetapi juga sinyal bahwa klub serius bersaing di papan atas. Sebaliknya, jika gagal, musim lain yang mengecewakan bisa terulang.
Keputusan Tottenham dalam beberapa pekan ke depan akan menjadi penentu. Apakah mereka berani mengeluarkan dana besar untuk Jackson, atau mencoba opsi lain seperti Folarin Balogun yang juga dikaitkan dengan klub? Satu hal yang pasti, persaingan di bursa transfer kali ini tidak hanya menentukan nasib Spurs, tetapi juga warna persaingan Liga Inggris musim ini.



