Manchester United Buka Negosiasi dengan Racing Santander untuk Jorge Salinas, Alternatif Murah di Bek Kiri
Baca dalam 60 detik
- Setan Merah dikabarkan memulai pembicaraan dengan klub Spanyol untuk merekrut bek kiri muda Jorge Salinas, sebagai alternatif dari Lewis Hall yang lebih mahal.
- Salinas, yang baru berusia 19 tahun, tampil impresif dengan tujuh assist dan kontribusi defensif terbaik di skuadnya selama membantu Racing promosi ke La Liga.
- Dengan klausul rilis hanya €16 juta, pemain ini bisa menjadi incaran utama jika United ingin memperkuat lini belakang tanpa menguras anggaran, meski Atletico Madrid juga mengintai.

Manchester United dikabarkan telah membuka negosiasi dengan Racing Santander untuk mendatangkan bek kiri muda Jorge Salinas, sebagai opsi alternatif setelah upaya merekrut Lewis Hall dari Newcastle United menemui kendala. Langkah ini menjadi sinyal bahwa klub raksasa Inggris tersebut serius memperkuat sektor pertahanan kiri mereka menjelang musim kompetisi yang padat, termasuk kembalinya mereka ke Liga Champions.
Kebutuhan akan bek kiri baru muncul karena Patrick Dorgu lebih sering diplot sebagai winger kiri sejak kedatangan Michael Carrick sebagai pelatih. Dengan jadwal yang semakin padat, Luke Shaw tidak bisa terus-menerus diturunkan tanpa rotasi. Manajemen United pun mulai melirik pemain-pemain muda potensial yang bisa menjadi pelapis sekaligus investasi jangka panjang.
Nama Lewis Hall sempat menjadi prioritas utama. Namun, pemain berusia 21 tahun itu masih terikat kontrak hingga 2029 dan Newcastle dikabarkan enggan melepasnya setelah kehilangan sejumlah bintang seperti Bruno Guimaraes, Sandro Tonali, dan Anthony Gordon pada bursa transfer musim panas ini. Situasi ini memaksa United untuk mencari alternatif yang lebih realistis, dan Jorge Salinas muncul sebagai kandidat kuat.
Salinas, yang baru berusia 19 tahun, menjadi salah satu tokoh kunci di balik keberhasilan Racing Santander promosi ke La Liga musim lalu. Dari 33 penampilannya, ia mencatatkan tujuh assist, menjadikannya playmaker utama dari sisi sayap. Menariknya, kontribusi defensifnya juga tak kalah impresif—ia mencatatkan rata-rata tekel tertinggi di antara rekan setimnya di La Liga 2. Perpaduan kemampuan menyerang dan bertahan ini membuatnya dinilai sebagai bek kiri modern yang lengkap.
Menurut laporan TEAMtalk, United telah melakukan pembicaraan langsung dengan Racing Santander dan menghubungi agen pemain. Namun, mereka belum memutuskan untuk mengaktifkan klausul rilis yang hanya sebesar €16 juta atau sekitar £14 juta—angka yang tergolong murah untuk pemain sekalibernya di pasar transfer saat ini. Kecepatan pengambilan keputusan menjadi krusial karena Atletico Madrid juga dikabarkan serius memburu pemain yang sama.
Sebelumnya, Barcelona sempat dikabarkan menjadi tujuan Salinas. Bahkan, pengamat sepak bola Jacek Kulig sempat memujinya sebagai pemain yang "sangat dewasa, serba bisa, cerdas, dan lengkap". Namun, hingga kini Salinas belum membuktikan diri di liga top Eropa, dengan hanya satu penampilan di La Liga. Hal ini menjadi pertimbangan apakah ia siap bersaing dengan Luke Shaw di Old Trafford.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, minat Manchester United terhadap pemain muda seperti Salinas menunjukkan tren klub-klub besar Eropa yang mulai berani melirik talenta dari liga-liga sekunder. Ini bisa menjadi pelajaran bagi pengembangan pemain muda di Indonesia, di mana kompetisi domestik sering kali menjadi batu loncatan menuju panggung yang lebih besar. Jika Salinas berhasil menembus skuad utama United, ia akan menjadi contoh nyata bahwa pemain dari klub promosi pun bisa menembus level tertinggi.
Namun, keputusan United untuk mengaktifkan klausul rilis atau tidak masih menggantung. Dengan persaingan dari Atletico Madrid, mereka harus bergerak cepat. Pertanyaannya, apakah manajemen United berani mengambil risiko dengan pemain yang belum teruji di kompetisi elite, atau justru melihatnya sebagai investasi masa depan yang menjanjikan? Keputusan ini akan menentukan arah kebijakan transfer mereka di bursa musim panas ini.



