El Putra Sarira Debut Musik Lewat "Memoria", Kolaborasi Kilat dengan Petra Sihombing
Baca dalam 60 detik
- Aktor El Putra Sarira merilis single perdana "Memoria" pada 24 September 2026, menandai langkah barunya di industri musik.
- Lagu ini digarap dalam sesi workshop singkat bersama Petra Sihombing, Mohammed Kamga, dan Iqbal Siregar, dengan proses kreatif yang melibatkan El secara langsung.
- El membangun semesta bercerita melalui akun @monolognada dan karakter fiksi Rama, yang juga muncul dalam video musik "Memoria".

Aktor peran El Putra Sarira resmi menapaki jalur musik dengan merilis single perdana berjudul "Memoria" pada Kamis (24/9/2026). Lagu ini tidak sekadar menjadi penanda debut, tetapi juga menjadi medium bagi El untuk mengeksplorasi tema kenangan dan orang-orang yang pernah mengisi ruang penting dalam hidup seseorang.
Meski berangkat dari kisah percintaan, "Memoria" menawarkan perspektif yang lebih luas. Lagu ini menyoroti bagaimana sebuah hubungan, pertemanan, atau fase kehidupan bisa berakhir, namun kenangan di dalamnya tidak harus ikut menghilang. El ingin menyampaikan pesan tentang berdamai dengan sesuatu yang telah selesai, sembari tetap mengapresiasi momen indah yang pernah ada.
Proses kreatif "Memoria" terbilang unik. Lagu ini lahir dari sesi workshop pertama El bersama Petra Sihombing, Mohammed Kamga, dan Iqbal Siregar. Menurut El, penciptaannya berlangsung cepat, hanya sekitar satu hingga dua jam. Namun, bagian refrain sempat mengalami beberapa kali perubahan hingga tiga sampai empat versi sebelum akhirnya menemukan bentuk yang dianggap paling tepat merepresentasikan pesan lagu. El sendiri terlibat langsung dalam penulisan lirik dan proses kreatif, memastikan bahwa lagu ini benar-benar mencerminkan visi artistiknya.
Selain merilis lagu, El juga membangun narasi yang lebih dalam melalui akun Instagram @monolognada. Akun ini menjadi ruang bagi El untuk bermonolog dan bercerita tentang proses bermusiknya. Melalui @monolognada, ia memperkenalkan karakter fiksi bernama Rama, yang berfungsi memisahkan sosok El sebagai pribadi dengan karakter dalam ceritanya. Semesta @monolognada ini terhubung dengan video musik "Memoria" yang menghadirkan karakter Rama dan Yara.
"Memoria" tidak dimaksudkan semata sebagai lagu sedih tentang kehilangan, melainkan ajakan untuk berdamai dengan sesuatu yang telah selesai, sembari tetap mengapresiasi momen indah yang pernah dibagikan bersama.
Langkah El Putra Sarira memasuki industri musik mencerminkan tren yang semakin lazim di kalangan aktor Indonesia. Beberapa tahun terakhir, sejumlah nama besar dari dunia akting mulai merambah dunia tarik suara, baik sebagai penyanyi solo maupun berkolaborasi dengan musisi mapan. Fenomena ini tidak hanya memperkaya industri kreatif tanah air, tetapi juga membuka peluang baru bagi para pelaku seni untuk mengeksplorasi berbagai medium ekspresi.
Bagi pasar musik Indonesia, kehadiran El menambah warna di segmen pop kontemporer yang kian kompetitif. Kolaborasi dengan Petra Sihombing, yang dikenal sebagai produser dan musisi dengan gaya khas, serta Mohammed Kamga dan Iqbal Siregar, menunjukkan bahwa El serius menggarap proyek ini secara musikal. Ini bisa menjadi sinyal bahwa ia tidak sekadar ikut-ikutan, melainkan ingin membangun identitas musisi yang solid.
Dari sisi bisnis, perilisan "Memoria" juga berpotensi memperluas basis penggemar El. Dengan memanfaatkan akun @monolognada sebagai kanal bercerita, El menciptakan ekosistem yang memungkinkan penggemar untuk terlibat lebih dalam, tidak hanya mendengarkan lagu tetapi juga mengikuti narasi di baliknya. Strategi ini sejalan dengan tren pemasaran musik digital yang mengedepankan storytelling dan keterlibatan komunitas.
Ke depan, menarik untuk melihat apakah El akan melanjutkan karier musiknya dengan merilis lebih banyak lagu atau mungkin menggelar pertunjukan langsung. Apakah "Memoria" akan menjadi fondasi bagi album penuh, atau hanya proyek sampingan di tengah kesibukannya sebagai aktor? Yang jelas, langkah awal ini telah menempatkan El sebagai salah satu nama yang patut diperhitungkan di blantika musik Indonesia.



