Gasperini Geram Usai Roma Dipermalukan Cardiff: Skuad Belum Lengkap, Butuh Empat Pemain Baru
Baca dalam 60 detik
- Kekalahan 1-4 dari Cardiff City memicu kritik tajam Gasperini terhadap ketimpangan skuad Roma.
- Pelatih asal Italia itu meminta manajemen klub mendatangkan bek, winger, dan dua striker untuk mengejar target Liga Champions.
- Roma telah mengamankan Santiago Castro dan Konstantino Koulierakis, tetapi masih ada pekerjaan rumah besar di bursa transfer.

Gian Piero Gasperini tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah AS Roma kembali tampil buruk pada laga uji coba pramusim, kali ini takluk 1-4 dari Cardiff City. Pelatih asal Italia itu secara blak-blakan menegaskan bahwa skuad Giallorossi belum layak bersaing di level tertinggi dan meminta manajemen klub segera bergerak di bursa transfer.
Kekalahan dari tim asal Wales itu menjadi pukulan kedua bagi Roma setelah sebelumnya mereka hanya mampu bermain imbang melawan tim amatir Cannes, bahkan sempat unggul tiga gol lebih dulu. Gasperini menilai masalah utama timnya bukan hanya pada kebugaran fisik, tetapi juga konsentrasi dan kedalaman skuad yang sangat kurang.
"Kami kesulitan di beberapa situasi, terutama di lini belakang pada babak pertama, kebobolan karena pantulan bola yang aneh. Ada beberapa hal positif, tapi jika Anda lengah, kurang fit, dan tidak fokus, maka inilah hasilnya," ujar Gasperini kepada Tuttomercatoweb, seperti dikutip Football-Italia.
Roma sebenarnya telah memastikan tiket ke Liga Champions musim depan, yang berarti mereka memiliki anggaran lebih besar dari biasanya. Namun, hingga saat ini, hanya Santiago Castro yang menjadi rekrutan signifikan. Pemain asal Argentina itu ditebus dari Bologna dengan nilai transfer mencapai 35 juta euro plus bonus, dan langsung diturunkan sebagai starter dalam laga melawan Cardiff.
"Castro adalah penandatanganan yang bagus, pemain seperti ini bisa meningkatkan tim. Pada dasarnya, Castro adalah penyerang tengah, begitu juga Donyell Malen, tapi ada situasi di mana mereka bisa bermain bersama. Kami akan punya banyak pertandingan dan butuh rotasi," jelas Gasperini.
Gasperini juga mengungkapkan bahwa ia telah menyampaikan daftar kebutuhan pemain kepada direksi Roma sejak musim lalu. "Dibanding musim lalu, saya meminta seorang bek, seorang winger, dan dua striker. Tentu saja, jika ada pemain yang pergi, dia harus diganti. Ini tujuan saya, dan menurut saya tidak sulit atau mustahil untuk dipenuhi," tegasnya.
Pelatih berusia 66 tahun itu juga menyoroti situasi darurat di lini tengah. "Saat ini kami kehilangan tiga gelandang, beberapa pemain baru datang, yang lain belum siap," tambahnya. Kondisi ini diperparah dengan keputusan Roma melepas sejumlah pemain tanpa pengganti yang setara, membuat skuad semakin timpang.
Kabar baiknya, Roma baru saja mencapai kesepakatan dengan Wolfsburg untuk mendatangkan bek Yunani, Konstantino Koulierakis, dengan nilai transfer 16,5 juta euro plus bonus. Pemain berusia 22 tahun itu diharapkan segera bergabung dan melengkapi lini pertahanan yang hanya memiliki lima pemain murni.
"Dia bisa melengkapi pertahanan, karena itu memang diperlukan. Kami hanya punya lima bek. Memiliki setidaknya dua pemain untuk setiap posisi sangat penting bagi siapa pun yang berkompetisi di turnamen piala," ujar Gasperini. "Siapa pun yang tidak punya akan membayar harga mahal."
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, situasi Roma menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya perencanaan skuad yang matang. Di tengah gempuran jadwal padat dan persaingan ketat di kompetisi Eropa, klub sekelas Roma pun bisa terpuruk jika manajemen lalai. Pertanyaannya, akankah Roma mampu memenuhi permintaan Gasperini sebelum bursa transfer ditutup? Atau akankah musim ini kembali menjadi musim yang mengecewakan bagi fans Giallorossi?



