Curtis Jones Desak Hengkang dari Liverpool, Inter Milan Siap Menebus di Menit Akhir
Baca dalam 60 detik
- Gelandang Liverpool Curtis Jones dikabarkan mendorong kepindahannya ke Inter Milan setelah perselisihan dengan rekan setim di laga pramusim.
- Inter Milan meningkatkan tawaran menjadi โฌ35 juta, namun Liverpool masih mematok harga โฌ40 juta dan menolak melepas pemainnya dengan harga murah.
- Dengan kontrak yang tersisa satu tahun, Liverpool berisiko kehilangan Jones secara gratis musim depan jika tidak segera menjual atau memperpanjang kontraknya.

Kontroversi di ruang ganti Liverpool kembali mencuat ke permukaan. Curtis Jones, gelandang jebolan akademi The Reds, dikabarkan tengah berupaya keras memaksa hengkang dari Anfield pada bursa transfer musim panas ini, setelah terlibat perselisihan dengan Dominik Szoboszlai pasca laga persahabatan melawan Wrexham. Inter Milan, yang sejak awal meminatinya, disebut siap memanfaatkan situasi ini untuk menebus sang pemain di akhir bursa.
Menurut laporan Gazzetta dello Sport yang diterjemahkan Sport Witness, Jones kini melakukan segala cara untuk meninggalkan Liverpool. Ketegangan dengan Szoboszlai di lapangan menjadi pemicu utama, di mana rekaman video memperlihatkan Jones mengucapkan kalimat yang mengindikasikan keinginannya untuk pergi. Sikap ini tentu menjadi sinyal kuat bagi manajemen Liverpool bahwa sang pemain tidak lagi betah di Merseyside.
Inter Milan sendiri telah lama mengincar Jones. Sejak awal bursa, klub asal Italia tersebut telah mengajukan tawaran awal senilai โฌ25 juta, namun langsung ditolak mentah-mentah oleh Liverpool yang menilai angka tersebut terlalu rendah. Kini, Inter dikabarkan siap meningkatkan tawaran hingga โฌ35 juta, tetapi angka itu pun masih di bawah patokan harga yang diminta Liverpool, yaitu โฌ40 juta.
Yang menarik, Inter Milan tampaknya tidak menyerah. CEO Beppe Marotta dikabarkan telah menggelar pertemuan internal dengan tim olahraga klub pekan ini. Mereka meyakini bahwa Liverpool akan terpaksa menjual Jones di akhir Agustus, mengingat kontrak pemain berusia 25 tahun itu hanya tersisa satu tahun lagi. Jika tidak dijual sekarang, Liverpool berisiko kehilangan Jones secara gratis pada musim panas 2027.
Kehilangan Jones tentu menjadi pukulan telak bagi Liverpool, terutama dengan kedatangan pelatih baru Andoni Iraola. Jones dianggap sebagai pemain yang paling mirip dengan Alex Scott, gelandang Bournemouth yang menjadi andalan Iraola musim lalu. Kemampuan passing progresifnya dinilai sangat cocok dengan skema permainan Iraola. Selain itu, sebagai salah satu dari hanya dua lulusan akademi yang tersisa di skuad utama, Jones memiliki potensi besar untuk menjadi bagian dari kelompok kepemimpinan tim di masa depan.
Namun, kebijakan Liverpool yang kerap melepas pemain bintang secara gratis menjadi sorotan. Musim lalu, Trent Alexander-Arnold pergi dengan status bebas transfer, disusul Ibrahima Konate dan Mohamed Salah pada musim ini. Jika Jones juga pergi dengan cara yang sama, maka manajemen Liverpool akan kembali menuai kritik tajam dari para penggemar.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, saga transfer ini menarik untuk disimak karena menunjukkan dinamika negosiasi klub-klub Eropa yang kerap berlarut-larut hingga akhir bursa. Keputusan Liverpool dalam menyikapi tawaran Inter akan menjadi preseden bagi klub-klub Asia Tenggara, termasuk Indonesia, dalam mengelola aset pemain muda berbakat.
Hingga saat ini, belum ada kepastian apakah Liverpool akan melunak atau tetap pada harga patokannya. Inter Milan, dengan strategi menunggu hingga akhir Agustus, berharap tekanan waktu akan memaksa Liverpool menurunkan permintaan. Sementara itu, Jones terus menunjukkan ketidaknyamanannya di Anfield, yang semakin memperkuat spekulasi bahwa masa depannya akan berakhir di San Siro.
Pertanyaannya kini, apakah Liverpool akan belajar dari kesalahan masa lalu dan segera mengamankan masa depan Jones, atau membiarkan aset berharganya pergi dengan harga murah? Keputusan dalam beberapa pekan ke depan akan menentukan arah karier sang gelandang dan strategi jangka panjang The Reds.



