Dortmund Gaet Bintang Muda Yunani Karetsas, Suksesor Brandt yang Siap Bersinar
Baca dalam 60 detik
- Borussia Dortmund mengonfirmasi kesepakatan awal dengan Gent untuk merekrut gelandang serang Yunani berusia 18 tahun, Konstantinos Karetsas.
- Karetsas, yang mencatat 3 gol dan 11 assist di Liga Belgia musim lalu, diharapkan menjadi penerus jangka panjang Julian Brandt yang hengkang.
- Manajemen Dortmund menilai Karetsas siap tampil langsung di tim utama, dengan debut potensial di Piala Super Jerman melawan Bayern Munich pada 22 Agustus.

Borussia Dortmund bergerak cepat di bursa transfer musim panas ini dengan mengamankan tanda tangan Konstantinos Karetsas, gelandang serang berbakat asal Yunani yang baru berusia 18 tahun. Direktur klub Lars Ricken, dari markas pramusim Dortmund di Jepang, mengonfirmasi bahwa telah tercapai kesepakatan prinsip antara klub, pemain, dan KAA Gent.
Karetsas direncanakan menjadi suksesor jangka panjang Julian Brandt yang hengkang sebagai agen bebas. Dengan visi bermain dan kreativitas di lini tengah, pemain kelahiran 2006 ini diharapkan mampu mengisi kekosongan yang ditinggalkan Brandt. Ricken menyatakan bahwa transfer masih menunggu finalisasi setelah tur pramusim Dortmund di Jepang, dan ia optimistis pemain tersebut bisa bergabung dengan skuad begitu tim kembali ke Jerman.
Meski masih belia, Karetsas sudah menunjukkan kematangan di level senior. Musim lalu ia mencatatkan 3 gol dan 11 assist dalam 28 penampilan di Liga Belgia bersama Gent, plus 7 assist tambahan di semua kompetisi. Di kancah internasional, ia sudah mengoleksi 10 caps bersama timnas Yunani sejak debut pada Maret 2025, dengan torehan 3 gol dan 1 assist. Angka-angka ini membuat Ricken percaya bahwa Karetsas bukan sekadar proyek masa depan, melainkan pemain yang siap memberikan dampak langsung.
Karetsas akan menjadi rekrutan keempat Dortmund di bursa musim panas ini, setelah Joane Gadou, Justin Lerma, dan Kauã Prates. Kedatangannya juga menjadi bagian dari renovasi besar-besaran skuad Die Borussen. Selain Brandt, sejumlah pemain seperti Niklas Süle, Karim Adeyemi, dan Salih Özcan juga hengkang secara permanen, sementara beberapa pemain muda dipinjamkan ke klub lain. Strategi ini menunjukkan Dortmund kembali mengandalkan perburuan talenta muda berpotensi tinggi dengan harga terjangkau, sebuah model bisnis yang sudah terbukti sukses di masa lalu.
Jika transfer rampung sesuai jadwal, Karetsas berpeluang menjalani debut kompetitifnya pada laga Franz Beckenbauer Supercup melawan Bayern Munich, 22 Agustus mendatang. Laga tersebut akan menjadi ujian pertama seberapa cepat ia beradaptasi dengan sepak bola Jerman. Pekan berikutnya, Dortmund akan memulai musim Bundesliga dengan menjamu Hamburg di Signal Iduna Park.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, pergerakan Dortmund di bursa transfer ini menarik untuk diikuti. Bundesliga memiliki basis penggemar yang besar di Tanah Air, dan kesuksesan Karetsas bisa menjadi inspirasi bagi pemain muda Asia Tenggara yang bercita-cita menembus liga top Eropa. Selain itu, model pengembangan pemain muda Dortmund sering dijadikan acuan oleh klub-klub Indonesia yang mulai serius membina akademi. Pertanyaannya, akankah Karetsas mampu mengikuti jejak bintang-bintang muda sebelumnya seperti Jadon Sancho dan Erling Haaland yang bersinar di Dortmund sebelum pindah ke klub raksasa Eropa?



