Rekrutan Anyar Roma, Castro, Bidik Derby Ganda dan Puji Gasperini
Baca dalam 60 detik
- Penyerang asal Argentina, Santiago Castro, resmi bergabung dengan AS Roma dari Bologna dan langsung mematok target tinggi di laga derbi melawan Lazio.
- Castro memuji pelatih Gian Piero Gasperini yang dinilainya telah membuktikan kualitas di Italia, terutama setelah membawa Roma ke Liga Champions.
- Dengan rekor dua gol ke gawang Lazio sebelumnya, Castro optimistis bisa kembali mencetak gol di Derby della Capitale.

Santiago Castro, penyerang anyar AS Roma yang direkrut dari Bologna, langsung menunjukkan ambisinya dengan mematok target mencetak dua gol di laga derbi melawan Lazio. Dalam wawancara perdananya bersama saluran resmi klub, pemain Argentina itu juga melontarkan pujian tinggi kepada pelatih Gian Piero Gasperini.
Castro mengaku proses negosiasi transfernya berjalan singkat karena ia sudah bulat ingin bergabung dengan Roma sejak awal. โSaya berbicara dengan direktur olahraga, yang menjelaskan apa yang mereka harapkan dari saya. Saya tahu kemampuan saya dan bagaimana saya bisa membantu pelatih serta rekan setim. Sejak saat itu, saya memilih Roma,โ ujarnya.
Rekrutan berusia 23 tahun itu mencatatkan 22 gol dalam 105 penampilan bersama Bologna. Meski torehan itu cukup mentereng, Castro enggan terjebak pada angka statistik. โSaya pemain yang harus terus berkembang di segala aspek. Saya tidak hanya melihat statistik, tapi juga apa yang baik bagi tim,โ tegasnya.
Pujian khusus disematkan Castro kepada Gasperini, yang dinilainya sebagai pelatih mumpuni. โGasperini adalah pelatih yang telah membuktikan kualitasnya di Italia selama bertahun-tahun. Ia melakukannya di Atalanta dan kini bersama Roma, membawa mereka kembali ke Liga Champions. Saya akan bermain di posisi mana pun yang ia kehendaki, saya di sini untuk membantu tim,โ kata Castro.
Ambisi terbesar Castro tentu saja Derby della Capitale melawan Lazio. Ia sudah pernah merasakan sensasi mencetak gol di Olimpico, termasuk dua gol ke gawang Lazio. โDalam dua pertandingan terakhir saya di sini, saya mencetak gol, dan melawan Lazio saya mencetak dua gol. Kini kami ingin melanjutkan tren itu, mungkin dua gol lagi di derbi,โ ucapnya penuh percaya diri.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, pergerakan Castro di Serie A layak dicermati. Ia menjadi contoh bagaimana pemain muda Argentina bisa bersinar di Italia, mirip dengan karier Julian Alvarez atau Paulo Dybala. Jika Castro konsisten, bukan tidak mungkin ia akan menjadi bintang baru di Roma dan menarik perhatian klub-klub besar Eropa.
Dengan dukungan Gasperini yang dikenal sebagai ahli taktik, Castro memiliki peluang besar untuk berkembang. Pertanyaannya, mampukah ia memenuhi ekspektasi tinggi publik Roma dan membawa timnya kembali ke puncak?



