Schalke Jamu Real Madrid di Laga Uji Coba Spesial HUT Veltins-Arena
Baca dalam 60 detik
- Dua perempuan mengaku menjadi korban pelecehan seksual Jared Leto saat mereka masih di bawah umur atau baru berusia 19 tahun.
- Salah satu korban mengaku Leto meremehkan usianya dengan mengatakan 'usia hanya angka' dan mengabaikan batas usia dewasa di California.
- Dokumenter BBC 'Jared Leto: Hollywood's Dark Secret' mengungkap pola dugaan eksploitasi yang melibatkan asisten dan model undangan.

FC Schalke 04 memastikan diri akan menjamu raksasa La Liga, Real Madrid, dalam laga persahabatan yang digelar di Veltins-Arena pada 16 Agustus mendatang. Pertandingan ini menjadi bagian dari perayaan 25 tahun berdirinya stadion kebanggaan Schalke tersebut, sekaligus menjadi pemanasan terakhir tim asuhan Frank Baumann sebelum memulai petualangan di kasta tertinggi Jerman.
"Kami sangat antusias bisa mengakhiri pramusim dengan menghadapi lawan sekelas Real Madrid," ujar Frank Baumann, anggota dewan bidang olahraga Schalke, dalam keterangan resmi. "Kami yakin para suporter juga tak sabar menyaksikan pertandingan besar ini di Veltins-Arena. Ini akan menjadi festival sepak bola yang sesungguhnya." Laga ini direncanakan sebagai uji coba final Schalke sebelum mereka melakoni laga putaran pertama DFB-Pokal melawan Hallescher FC dari Regionalliga pada 24 Agustus.
Sejarah pertemuan kedua tim di Liga Champions memperlihatkan dominasi Madrid. Pada musim 2013/14, Los Blancos menang agregat 9-2 di babak 16 besar, yang berujung pada gelar juara. Setahun kemudian, Madrid kembali menyingkirkan Schalke dengan agregat 5-4. Namun, persahabatan ini memberi kesempatan bagi Schalke untuk mengukur kemampuan di hadapan pendukung sendiri.
Bagi pencinta sepak bola di Indonesia, laga ini menawarkan tontonan bergengsi. Bundesliga memiliki basis penggemar yang cukup besar di Tanah Air, dan momen menghadapi Real Madrid selalu menjadi sorotan. Apalagi, dua mantan pemain yang pernah membela kedua klub, Raúl González dan Mesut Özil, memiliki popularitas tinggi di kalangan penggemar Indonesia. Raúl sempat membela Schalke pada akhir kariernya dengan mencetak 40 gol dalam 98 pertandingan, sementara Özil memulai karier profesionalnya di klub tersebut sebelum pindah ke Madrid.
Persiapan Schalke sudah berjalan cukup padat. Sejauh ini mereka telah menjalani empat laga uji coba, termasuk melawan Gütersloh (kalah 1-2) dan Fagiano Okayama (menang 3-1). Dua pertandingan lagi akan dihadapi sebelum menjamu Madrid, yakni melawan Hessen Kessel pada 1 Agustus dan Atalanta pada 8 Juli. Setelah laga kontra Madrid, perhatian akan beralih ke DFB-Pokal dan laga pembuka Bundesliga melawan Augsburg pada akhir pekan berikutnya.
Pertandingan melawan Real Madrid tidak hanya menjadi ajang seleksi pemain, tetapi juga simbol kebangkitan Schalke setelah tiga tahun terdegradasi. Publik bertanya-tanya, apakah Raúl – yang kini menjadi legenda di kedua klub – akan hadir menyaksikan laga spesial ini? Panggung Veltins-Arena siap menjadi saksi pesta sepak bola yang menghubungkan masa lalu dan masa depan.



