Polda Sumbar Gagalkan Peredaran 30 Paket Ganja, Kurir Ditangkap di Pasaman Barat
Baca dalam 60 detik
- Polisi menangkap JA (46), kurir yang membawa 30 paket ganja kering dari Sumatera Utara ke Sumatera Barat.
- Penangkapan ini merupakan pengembangan dari kasus sebelumnya, mengungkap jaringan narkoba antarprovinsi.
- Polda Sumbar memperketat pengawasan di jalur perbatasan dan mengajak masyarakat berperan aktif dalam pemberantasan narkoba.

Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Barat bersama Polsek Ranah Batahan meringkus seorang kurir ganja berinisial JA (46) dan menyita 30 paket ganja kering yang hendak diedarkan di wilayah Pasaman Barat. Penangkapan dilakukan pada Selasa dini hari, 28 Juli 2026, sekitar pukul 00.05 WIB di depan Mapolsek Ranah Batahan.
Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto mengungkapkan bahwa JA merupakan karyawan swasta yang bertindak sebagai kurir. Ia diamankan setelah tim gabungan memantau pergerakan mobil Suzuki APV merah bernomor polisi B 1119 VKY yang melintas dari arah Payabungan, Sumatera Utara, menuju Bukittinggi. Operasi pengintaian telah berlangsung sejak Sabtu (25/7) di sejumlah jalur perlintasan di Kabupaten Pasaman Barat.
"Penangkapan ini merupakan hasil pengembangan dari pengungkapan kasus sebelumnya yang terkait jaringan peredaran narkotika antarprovinsi," ujar Agung dalam keterangan pers di Simpang Empat, Rabu (29/7). Barang bukti ditemukan dalam dua karung dan satu plastik hitam yang disembunyikan di dalam mobil.
Agung menambahkan bahwa JA mengaku hanya menerima upah untuk setiap pengiriman. Ganja tersebut rencananya akan diedarkan di wilayah Pasaman Barat. Saat ini, tersangka dan barang bukti telah dibawa ke Mapolda Sumatera Barat untuk penyidikan lebih lanjut.
Konteks Indonesia, Sumatera Barat menjadi salah satu jalur strategis peredaran narkoba antarprovinsi, terutama dari Sumatera Utara yang dikenal sebagai pintu masuk narkotika dari Aceh. Polda Sumbar terus mengintensifkan patroli di perbatasan, khususnya di Kabupaten Pasaman Barat yang berbatasan langsung dengan Sumatera Utara. Agung menekankan pentingnya peran masyarakat: "Kami meminta warga untuk aktif memberikan informasi, karena narkoba adalah musuh kita bersama."
Penangkapan ini menambah daftar panjang operasi pemberantasan narkoba di Sumatera Barat. Sebelumnya, BNN Sumbar juga menggagalkan penyelundupan sabu-sabu dan ganja dari Aceh. Pertanyaannya, seberapa efektif pengawasan di jalur darat dan laut dalam memutus rantai peredaran yang terus beradaptasi?


