Zelenskyy dan Trump Sepakat Perkuat Produksi Patriot, Rusia Dituding Bantu Iran
Baca dalam 60 detik
- Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan Presiden AS Donald Trump bertemu di Gedung Putih untuk membahas lisensi produksi sistem pertahanan Patriot dan langkah diplomasi baru.
- Pertemuan itu menandai perubahan sikap Trump yang semula skeptis terhadap bantuan AS untuk Ukraina, menjadi lebih akomodatif di tengah perang berkepanjangan sejak invasi Rusia 2022.
- Ukraina juga menuding Rusia memberikan citra satelit pangkalan AS di Teluk Persia kepada Iran, sementara RUU sanksi terhadap pembeli minyak Rusia, termasuk China dan India, mulai digeser di Senat.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menggelar pertemuan di Gedung Putih, Selasa (29/7/2026), yang berlangsung singkat namun menghasilkan kesepakatan penting soal lisensi produksi rudal Patriot. Keduanya juga membahas percepatan jalur diplomasi untuk mengakhiri perang dengan Rusia yang telah memasuki tahun keempat.
Pertemuan tertutup itu terjadi sehari sebelum pemakaman Senator Lindsey Graham, sekutu dekat Trump yang dikenal vokal mendukung Ukraina. Zelenskyy menyampaikan belasungkawa dan menyebut diskusi dengan Trump sangat produktif. โKami membahas lisensi produksi intersepsi Patriot dan beberapa ide lain yang bisa membantu,โ tulisnya di media sosial. Ia menambahkan bahwa proses diplomasi harus kembali digiatkan.
Kehadiran Zelenskyy di Washington juga menjadi ajang konsolidasi dukungan bipartisan, meski Partai Republik masih terbelah soal besaran bantuan militer. Tokoh kontroversial sayap kanan Laura Loomer, yang semula getol menyebarkan propaganda Rusia, malah menjadi pendukung baru Ukraina setelah mengunjungi Kyiv pekan lalu. โSaya dibohongi propaganda Rusia,โ akunya, seraya mengaku telah berbicara dengan Trump setelah bertemu Zelenskyy.
Di tengah makin eratnya kerja sama AS-Ukraina, Presiden Trump justru meremehkan tuduhan bahwa Rusia memberikan citra satelit pangkalan AS di Teluk Persia kepada Iran. โSaya tidak yakin mereka melakukannya, setidaknya tidak dalam skala tinggi,โ ujarnya saat dalam perjalanan ke Michigan, Senin. Padahal, Zelenskyy sebelumnya menegaskan ada korelasi antara citra satelit Rusia dengan serangan Iran selanjutnya.
Hubungan Rusia-Iran memang menjadi sorotan. Iran merupakan pemasok drone bagi Moskwa, dan serangan Ukraina di Laut Kaspia menunjukkan bahwa konflik tersebut telah merembet ke perairan yang selama ini jauh dari medan tempur Eropa Timur. Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha menyebut pembicaraan dengan mitranya dari Iran sebagai โterus-terangโ, dan menegaskan Kyiv tidak menargetkan kapal sipil.
โUkraina telah menunjukkan bahwa industri pertahanannya mampu, inovatif, dan kreatif. Saya yakin jika diberikan lisensi, mereka akan dapat memproduksi rudal-rudal ini dan semoga lebih banyak tersedia bagi AS.โ โ Luke Coffey, peneliti Hudson Institute.
Bagi Indonesia, perkembangan ini memiliki implikasi tidak langsung. Sebagai negara yang pernah membeli rudal pertahanan dari AS dan Rusia, lanskap geopolitik yang mengarah pada produksi mandiri Ukraina bisa mempengaruhi rantai pasok pertahanan global. Selain itu, RUU sanksi terhadap pembeli minyak Rusia โ yang mencakup China, India, dan negara lain โ berpotensi mengerek harga energi global, mengingat Indonesia masih bergantung pada impor minyak mentah. Meski Indonesia tidak masuk dalam daftar target utama sanksi, ketidakstabilan pasar minyak bisa berdampak pada anggaran subsidi energi dalam negeri.
Zelenskyy dijadwalkan bertemu dengan senator di Gedung Capitol setelah pemakaman Graham. Sementara itu, pemerintahan Trump berharap dapat mengesahkan undang-undang sanksi baru sebelum reses Agustus. Jika lolos, sanksi tersebut akan menargetkan Presiden Rusia Vladimir Putin, pejabat tinggi militer, serta lembaga keuangan dan proyek energi Rusia. Apakah langkah ini cukup untuk mengubah kalkulasi Kremlin di medan perang? Atau justru akan memicu eskalasi baru di Laut Kaspia dan Timur Tengah? Jawabannya masih harus dinanti.



