Arsenal Siapkan Dana Besar, Jamal Musiala Target Baru di Tengah Kemerosotan Odegaard
Baca dalam 60 detik
- Martin Odegaard hanya mencetak tujuh gol dalam dua musim terakhir, jauh dari 15 gol pada 2022/23, memicu spekulasi penggantinya.
- Arsenal dikabarkan mengincar Jamal Musiala sebagai opsi utama untuk mengisi pos gelandang serang setelah gagal memboyong Morgan Rogers.
- Perbandingan statistik menunjukkan Musiala unggul dalam produktivitas gol dan kreativitas, tetapi nilai transfernya diperkirakan sangat tinggi.

Martin Odegaard, sang kapten yang mengantarkan Arsenal meraih gelar Premier League setelah 22 tahun penantian, kini menghadapi masa depan yang tak pasti. Produktivitas golnya yang merosot drastis dalam dua musim terakhir menjadi alarm bagi manajemen The Gunners untuk mulai mencari pengganti. Target berikutnya? Nama Jamal Musiala dari Bayern Munich muncul sebagai kandidat potensial.
Sejak didatangkan dari Real Madrid dengan harga £30 juta pada 2021, Odegaard menjadi otak permainan Mikel Arteta. Namun, setelah musim 2022/23 yang gemilang dengan 15 gol, performanya menurun drastis. Catatannya: hanya tujuh gol dalam dua musim berikutnya—satu gol di antaranya tercipta pada 2025/26. Cedera pergelangan kaki ikut berperan, namun yang lebih mencolok adalah hilangnya kepercayaan diri di depan gawang. Meski demikian, kreativitasnya tetap terjaga—rata-rata 2,63 key pass per 90 menit musim lalu, hanya kalah dari Bruno Fernandes (4,02), Rayan Cherki (3,06), dan Jeremy Doku (3,03).
Arsenal berencana melakukan pembelian besar pada jendela transfer musim panas ini. Setelah gagal mendatangkan Morgan Rogers yang memilih Chelsea dengan transfer £117 juta, perhatian beralih ke Vinicius Junior, Khvicha Kvaratskhelia, dan Jamal Musiala. Seorang sumber internal Arsenal, Teamnewsandtix, mengungkapkan bahwa ketiga nama itu sudah dipantau sejak Januari. Namun, dari segi posisi dan gaya bermain, Musiala dianggap sebagai penerus ideal di lini tengah serang—posisi yang kini diisi Odegaard.
Perbandingan langsung antara Musiala dan Odegaard pada musim 2024/25 menunjukkan kesenjangan besar. Gelandang Jerman berusia 22 tahun itu mencetak 21 gol dari 44 penampilan, lebih dari dua kali lipat produktivitas Odegaard. CEO Bayern, Jan-Christian Dreesen, pernah menyebutnya sebagai "salah satu pemain top dunia". Dalam aspek kreativitas sekalipun, Musiala unggul: ia menghasilkan lebih banyak peluang emas dari permainan terbuka dan memiliki expected assist lebih tinggi. Kecepatan dan kemampuannya membawa bola juga menjadi nilai tambah yang bisa mengubah permainan Arsenal.
Meski demikian, peluang merealisasikan transfer ini tipis. Bayern Munich dilaporkan enggan melepas bintang mudanya dengan harga murah. Nilai pasar Musiala sempat mencapai £150 juta dua tahun lalu, dan meski sedikit menurun, tetap berada di kisaran yang sangat mahal. Arsenal harus bersaing dengan klub-klub besar Eropa lainnya jika benar-benar berniat mendatangkannya.
Dari sudut pandang penggemar sepak bola Indonesia, spekulasi ini menambah bumbu bursa transfer musim panas. Banyak fans Arsenal di tanah air yang mulai mempertanyakan kapan Odegaard akan dipulihkan posisinya atau justru dijual. Jika Musiala benar-benar berseragam merah-putih, aksinya akan menjadi tontonan menarik di Premier League yang disiarkan langsung di berbagai platform lokal. Namun, apakah Arteta dan direktur olahraga Arsenal berani menggelontorkan dana sebesar itu? Atau mereka akan kembali ke opsi yang lebih realistis? Keputusan dalam beberapa minggu ke depan akan menentukan arah proyek yang dibangun sejak era kebangkitan klub London Utara ini.
"Arsenal telah memantau Vinicius Junior sejak Januari, dan tiga nama yang muncul adalah Kvaratskhelia, Musiala, dan Vinicius," ujar sumber internal yang diwartakan oleh Teamnewsandtix.
Masa depan Odegaard di Emirates Stadium kian menggantung. Apakah ia akan bertahan dan kembali ke performa terbaik, atau langkah Arsenal untuk merekrut Musiala akan menjadi awal babak baru? Yang jelas, kebutuhan akan gol dari lini tengah menjadi prioritas yang tak bisa ditunda lagi.



