Dudung Akan Laporkan Inovasi Lapas Nusakambangan ke Prabowo: Dari Lahan Terbatas Jadi Lumbung Pangan
Baca dalam 60 detik
- Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman bakal menyampaikan laporan ihwal program pembinaan produktif di Nusakambangan kepada Presiden Prabowo Subianto.
- Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan mengembangkan sektor peternakan, perkebunan, dan kerajinan di area lapas, mengubah keterbatasan lahan menjadi potensi ekonomi.
- Pembagian hasil produksi dialokasikan untuk kesejahteraan warga binaan, anggota, dan operasional, menjadi model pembinaan yang mendukung ketahanan pangan nasional.

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman akan melaporkan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto mengenai serangkaian inovasi pembinaan yang diterapkan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan, Cilacap. Inovasi itu tidak hanya menyasar aspek kemandirian pangan, tetapi juga memberi bekal keterampilan produktif bagi warga binaan.
Dalam kunjungan bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto, Dudung meninjau langsung kegiatan pertanian, peternakan, perkebunan, hingga kerajinan batik dan pakaian yang dijalankan oleh para narapidana. Menurutnya, pola pembinaan di lapas saat ini sudah melampaui metode konvensional yang hanya berfokus pada fisik dan mental.
โPak Menteri Imipas berinovasi membina dengan cara yang justru mendukung program pemerintah, tidak semata-mata pembinaan mental dan fisik,โ ujar Dudung di Cilacap, Selasa. Ia menegaskan, laporan yang akan disampaikan ke Presiden bertujuan menunjukkan bahwa program ini positif dan inspiratif, serta bisa dicontoh oleh kelembagaan lain.
Dudung mengapresiasi langkah Kementerian Imipas yang mengubah keterbatasan lahan dan lokasi menjadi lahan produktif bernilai ekonomis tinggi. Menurutnya, program ini tidak hanya membekali warga binaan dengan keterampilan, tetapi juga turut mendukung ketahanan pangan nasional โ salah satu prioritas pemerintahan Prabowo.
โTentunya saya akan membuat laporan bahwa hal-hal ini sangat positif. Hal yang sangat inspiratif dan perlu dicontoh,โ tambah Dudung. Ia optimistis Kementerian Imipas mampu mengoptimalkan peran warga binaan secara produktif dan berintegritas.
Bagi Indonesia, model pembinaan lapas yang berorientasi produksi ini bisa menjadi solusi atas masalah klasik overkapasitas dan stigmatisasi eks-narapidana. Jika berhasil direplikasi di lapas lain, bukan tidak mungkin biaya operasional pemasyarakatan bisa ditekan, sekaligus menyumbang pada ketahanan pangan daerah.
Ke depan, pertanyaan besarnya adalah sejauh mana Presiden Prabowo akan mengadopsi model Nusakambangan sebagai cetak biru pembinaan lapas nasional. Dudung sendiri enggan merinci jadwal pelaporan, namun memastikan akan segera menyampaikannya dalam waktu dekat.



