LeBron James Resmi Gabung 76ers, Pakai Nomor 23 di Musim Perpisahan?
Baca dalam 60 detik
- LeBron James secara resmi diperkenalkan sebagai pemain baru Philadelphia 76ers dengan nomor punggung 23, setelah delapan musim bersama Lakers.
- Pemain berusia 41 tahun itu menyebut kepindahannya sebagai "keputusan terakhir" dan berambisi menjadi yang pertama meraih gelar juara NBA bersama empat tim berbeda.
- Kehadiran LeBron diharapkan memutus paceklik gelar 76ers yang sudah berlangsung 43 tahun, sekaligus mengerek popularitas NBA di Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Philadelphia 76ers resmi mengumumkan perekrutan LeBron James pada Senin (27/7) waktu setempat, sekaligus memastikan bahwa pemain berjuluk King James itu akan menggunakan nomor punggung 23 di sisa karier profesionalnya.
Kepastian itu muncul setelah selama hampir sepekan spekulasi menguat usai James menyatakan hengkang dari Los Angeles Lakers. Dalam unggahan media sosial resmi 76ers, tampak jersey biru bernomor 23 tergantung di loker yang dihiasi mahkotaโsimbol dari julukan legendarisnya.
Managing Partner 76ers, Josh Harris, dalam rilis pers menyambut hangat kedatangan pemain berusia 41 tahun itu. "Saya tak sabar melihat LeBron bermain bersama Jaylen Brown, VJ Edgecombe, Joel Embiid, Tyrese Maxey, dan seluruh skuad berbakat kami demi menghadirkan gelar juara untuk Philadelphia," ujarnya. Harris juga mengucapkan terima kasih kepada James dan keluarganya yang memilih 76ers sebagai pelabuhan terakhir.
Keputusan James untuk bergabung dengan 76ers menjadi langkah bersejarah. Ia berpeluang menjadi pemain pertama dalam sejarah NBA yang menjuarai liga bersama empat tim berbedaโsetelah sebelumnya dua kali juara bersama Miami Heat dan masing-masing satu kali bersama Cleveland Cavaliers serta Lakers. James sendiri menyebut langkah ini sebagai "keputusan terakhir" sebelum akhirnya pensiun.
Bagi penggemar bola basket di Indonesia, kabar ini menjadi magnet tersendiri. NBA memiliki basis penggemar yang besar di Tanah Air, termasuk melalui platform streaming resmi maupun media sosial. Kedatangan LeBron ke Philadelphia diprediksi mendongkrak jumlah penonton pertandingan 76ers di wilayah Asia Tenggara, mengingat basis penggemar James yang sudah terbangun sejak era Cleveland.
Presiden Operasi Bola Basket 76ers, Mike Gansey, menegaskan bahwa dampak kehadiran James tidak terbatas pada angka di lapangan. "Tidak ada keraguan bahwa LeBron adalah salah satu pemain terhebat sepanjang masa. Kata-kata tidak bisa mengukur dampaknya bagi organisasi ini," katanya.
Namun, tantangan tetap membayangi. James yang sudah berusia 41 tahun harus mampu beradaptasi dengan skema baru di bawah pelatih Nick Nurse. Selain itu, tekanan untuk segera meraih gelar akan sangat besar, mengingat 76ers telah lama dinantikan oleh para pendukung setianya. Akankah kombinasi James dan Embiid menjadi kunci untuk mengakhiri 43 tahun paceklik? Atau justru ini menjadi perjalanan perpisahan yang tak sesuai harapan? Musim depan akan memberikan jawabannya.



