Bradley Walsh Tinggalkan Blankety Blank: Jadwal Padat Jadi Dalangnya
Baca dalam 60 detik
- Pembawa acara Gladiators dan The Chase, Bradley Walsh, resmi mundur dari acara komedi legendaris BBC, Blankety Blank, karena keterbatasan waktu.
- Meski berat hati, Walsh mengaku masih membuka peluang untuk kembali jika jadwalnya longgar tahun depan.
- Sebagai gantinya, ia akan fokus pada proyek baru, termasuk serial Sky History tentang UFO yang sudah memasuki tahap syuting.

Bradley Walsh, presenter yang dikenal lewat acara Gladiators dan The Chase, memutuskan mundur dari Blankety Blank—acara kuis komedi legendaris BBC. Alasan utamanya sederhana: tidak ada waktu.
Dalam wawancara dengan Radio Times, Walsh—yang kini berusia 66 tahun—mengungkapkan bahwa jadwalnya sudah terlalu penuh. Setelah syuting Gladiators, ia hanya punya waktu satu minggu sebelum harus menjalani latihan untuk pertunjukan panggung The Prat Pack. Tur The Prat Pack akan menyita waktu sebulan, dan setelah itu biasanya ia langsung syuting Blankety Blank. Namun, kali ini berbeda.
"Saya memiliki proyek lain yang belum bisa saya umumkan. Kami sedang mengerjakan beberapa drama dan naskah, dan saya benar-benar tidak punya waktu," ujar Walsh. Ia mengaku sedih meninggalkan Blankety Blank karena acara itu memberikan banyak tawa. "Ini adalah salah satu acara favorit saya. Benar-benar menyenangkan."
"Saya biasanya syuting pada Oktober, tetapi Oktober dan November saya sudah terisi penuh. Jadi, saya tidak punya waktu. Mungkin tahun depan." — Bradley Walsh
Keputusan Walsh meninggalkan Blankety Blank menjadi cerminan tren di industri hiburan global, di mana para pembawa acara dituntut multitalenta dan seringkali harus memilih di antara beberapa proyek. Fenomena serupa juga terjadi di Indonesia. Pembawa acara kuis seperti Raffi Ahmad atau Cak Lontong kerap mengisi banyak acara sekaligus, dari televisi hingga platform digital, sehingga konsistensi jadwal menjadi tantangan. Bagi penggemar Blankety Blank di Indonesia yang menikmati versi orisinal BBC—atau adaptasi lokal seperti Kuis Keluarga—kepergian Walsh mungkin mengurangi daya tarik acara tersebut.
Meski demikian, Walsh belum menutup pintu kembali. Ia memberi isyarat bahwa jika ada celah di tahun depan, ia akan kembali ke kursi pembawa acara Blankety Blank. "Saya tidak mengatakannya secara final. Mungkin tahun depan," katanya.
Di tengah kesibukannya, Walsh juga telah menyiapkan proyek baru bersama Sky History bertajuk Out Of This World, yang akan membawanya berburu UFO dan misteri kuno. Seorang sumber menyebut Walsh sangat antusias dengan teori alien, terutama yang berkaitan dengan sejarah dan teknik kuno. "Ia akan mencari bukti kemana pun, mulai dari file militer rahasia hingga kesaksian saksi mata," ujar sumber tersebut kepada The Sun. Rencananya, Walsh akan mengunjungi Swedia untuk menyelidiki 'kapal hantu', Arizona untuk bertemu dengan saksi dan ilmuwan, serta mencari Kota Atlantis yang hilang. Proyek ini menunjukkan bahwa meskipun ia meninggalkan Blankety Blank, karier Walsh di dunia hiburan masih terus bergerak dinamis.
Dengan padatnya agenda Walsh, pertanyaan besarnya kini: akankah ia benar-benar kembali ke Blankety Blank tahun depan? Atau jadwalnya akan kembali terisi oleh petualangan baru? Yang jelas, penggemar harus bersabar menanti keputusan akhir sang presenter.



