Singapura Kokoh di Puncak Grup A Usai Tekuk Timor Leste 2-0
Baca dalam 60 detik
- Singapura mempertahankan rekor tak terkalahkan di Piala ASEAN Hyundai setelah menang 2-0 atas Timor Leste di Stadion Jalan Besar.
- Ilhan Fandi dan Song Ui-young mencetak gol masing-masing pada babak pertama dan kedua, membawa Singapura ke puncak klasemen Grup A.
- Kemenangan ini menempatkan Singapura di jalur tepat menuju semifinal, dengan laga krusial melawan Vietnam pada Jumat mendatang.

Singapura menegaskan ambisinya di Piala ASEAN Hyundai setelah menundukkan Timor Leste dengan skor 2-0 dalam lanjutan babak grup di Stadion Jalan Besar, Senin (27/7) malam. Kemenangan ini memastikan tim asuhan Gavin Lee memuncaki klasemen Grup A dengan koleksi enam poin dari dua pertandingan.
Dua gol kemenangan Singapura dicetak oleh Ilhan Fandi pada menit ke-41 dan Song Ui-young pada menit ke-56. Ilhan, yang menjadi bintang kemenangan sebelumnya atas Kamboja, kembali menunjukkan ketajamannya dengan sundulan tipis memanfaatkan umpan silang Nur Adam Abdullah. Sementara itu, Song menutup peluang Timor Leste untuk bangkit dengan tembakan keras dari dalam kotak penalti.
Pelatih Gavin Lee mengakui performa timnya jauh lebih baik dibanding laga sebelumnya. "Secara permainan, kami tampil lebih solid. Anak-anak mampu memanfaatkan peluang dan menjaga gawang tetap bersih. Ini modal berharga untuk laga selanjutnya," ujarnya usai pertandingan.
Bagi Indonesia, hasil ini menjadi peringatan dini. Pasalnya, skuad Garuda yang masih mengoleksi tiga poin โ sama dengan Vietnam โ harus bersaing ketat dengan Singapura yang tampil konsisten. Jika Indonesia ingin lolos ke semifinal, mereka setidaknya harus mengalahkan Singapura pada pertemuan mendatang, atau berharap hasil lain menguntungkan.
Timor Leste, yang pada laga sebelumnya dihajar Vietnam 0-7, tampil lebih disiplin di lini belakang. Namun, tekanan terus-menerus dari Singapura akhirnya membuahkan hasil. Peluang emas sempat didapat Singapura pada menit ke-9 setelah Ilhan dijatuhkan di kotak penalti, tetapi wasit mengabaikannya. Meski demikian, semangat juang Singapura tak surut. "Kami selalu percaya gol akan datang. Dukungan suporter juga luar biasa," kata Ilhan usai pertandingan.
Di sisi lain, pelatih Gavin Lee menekankan pentingnya menikmati kemenangan namun tetap rendah hati. "Kami punya pemain senior yang sangat berpengalaman. Mereka menjaga tim tetap fokus. Tapi seperti biasa, kami selalu ingin lebih baik," tegasnya.
Selanjutnya, Singapura akan bertandang ke Vietnam pada Jumat (31/7) dalam laga yang diprediksi menjadi penentu puncak klasemen. Jika Singapura mampu mencuri poin di kandang lawan, peluang mereka untuk lolos ke semifinal akan semakin terbuka lebar. Namun, Vietnam yang diperkuat pemain-pemain naturalisasi tentu tidak akan menyerah begitu saja. Pertanyaannya, mampukah Singapura mempertahankan konsistensi di tengah tekanan suporter tuan rumah?



