John Stones Sepakat Gabung Inter Milan, Arsenal dan Chelsea Terlambat
Baca dalam 60 detik
- Bek Inggris John Stones dikabarkan mencapai kesepakatan verbal dengan Inter Milan untuk kontrak dua tahun dengan gaji โฌ4 juta per musim.
- Inter memprioritaskan Stones setelah melepas Francesco Acerbi dan Matteo Darmian, sekaligus mengalahkan Juventus serta klub Premier League seperti Arsenal dan Chelsea.
- Kedatangan Stones diharapkan memperkuat lini belakang Nerazzurri, yang musim lalu rentan, sekaligus membawa pengalaman juara dari Manchester City.

Bek tengah tim nasional Inggris, John Stones, dikabarkan telah mencapai kesepakatan verbal dengan Inter Milan untuk bergabung dengan status bebas transfer. Menurut laporan Sky Sport Italia, pemain berusia 32 tahun itu akan menandatangani kontrak berdurasi dua musim dengan gaji bersih โฌ4 juta per tahun.
Stones menjadi agen bebas setelah kontraknya bersama Manchester City habis pada 30 Juni lalu, mengakhiri pengabdian selama satu dekade di Etihad. Ia membela The Citizens dalam 264 pertandingan dan memenangkan sederet trofi, termasuk Liga Champions dan lima gelar Premier League. Kepergiannya tidak diikuti perpanjangan kontrak, sehingga ia bebas bernegosiasi dengan klub mana pun.
Inter Milan bergerak cepat setelah melepas dua bek senior, Francesco Acerbi dan Matteo Darmian, yang kontraknya tidak diperpanjang. Klub asal Kota Mode itu membutuhkan sosok berpengalaman untuk mengisi kekosongan di lini belakang. Selain Inter, Juventus juga sempat melakukan pendekatan dan mengadakan negosiasi, namun Inter disebut memperbaiki tawaran pada hari terakhir bursa sehingga mampu meyakinkan Stones.
Menurut pakar transfer Sky Sport Italia, Gianluca Di Marzio, kesepakatan verbal telah diraih pada malam hari ini. Stones dijadwalkan menjalani tes medis dalam waktu dekat sebelum secara resmi diumumkan sebagai pemain anyar Inter. Ia menjadi rekrutan kedua Inter di lini belakang setelah kedatangan bek muda asal Jerman, Yann Aurel Bisseck, musim panas lalu.
Bagi pecinta sepak bola Indonesia, kepindahan Stones ke Inter menarik untuk disimak mengingat Serie A memiliki basis penggemar yang besar di Tanah Air. Inter sendiri musim lalu finis sebagai runner-up di bawah Napoli, namun lini pertahanan mereka kerap menjadi sorotan. Kehadiran Stones, yang baru saja meraih medali perunggu bersama Inggris di Piala Dunia 2026, diharapkan bisa menambah soliditas dan pengalaman di ruang ganti.
Meski demikian, Stones bukanlah tanpa risiko. Ia sudah berusia 32 tahun dan sempat mengalami beberapa cedera dalam dua musim terakhir. Namun, kemampuannya dalam membaca permainan dan membangun serangan dari belakang dianggap cocok dengan skema pelatih Inter, Simone Inzaghi. Apakah Stones mampu menjadi pilar pertahanan Inter seperti yang diharapkan, atau justru menjadi investasi jangka pendek yang mahal? Keputusan Inter untuk memilihnya di atas pemain lain seperti Gleison Bremer dari Juventus atau Kevin Danso dari Lens patut dinantikan.



