Tebak Pemain Kricket The Hundred: Game Interaktif yang Bikin Penonton Makin Penasaran
Baca dalam 60 detik
- BBC Sport menghadirkan permainan tebak pemain harian 'Who am I?' selama turnamen The Hundred berlangsung.
- Setiap tebakan salah membuka petunjuk baru; skor tertinggi diraih jika bisa menjawab dengan sedikit petunjuk.
- Turnamen ini juga menjadi ajang bagi penggemar kricket Indonesia untuk mengikuti aksi melalui siaran BBC dan platform digital.

BBC Sport kembali menggoda para penggemar kricket dengan permainan interaktif 'Who am I?' yang digelar setiap hari selama turnamen The Hundred. Bukan sekadar kuis biasa, game ini mengajak peserta menebak identitas seorang pemain yang berlaga di turnamen tersebut dengan jumlah percobaan sesedikit mungkin.
Formatnya sederhana namun menantang: setiap tebakan yang salah akan membuka satu petunjuk baru. Makin sedikit petunjuk yang digunakan, makin tinggi poin yang diraih. Menurut penyelenggara, tiga petunjuk sudah dianggap nilai bagus, sementara empat atau lima petunjuk tergolong luar biasa. Permainan ini dirancang untuk meningkatkan keterlibatan penonton selama turnamen kricket musim panas di Inggris.
The Hundred sendiri adalah turnamen kricket inovatif yang diperkenalkan oleh England and Wales Cricket Board (ECB) pada 2021. Dengan format 100 bola per babak, durasi pertandingan lebih singkatโsekitar dua setengah jamโsehingga cocok untuk penonton kasual dan keluarga. Turnamen ini menampilkan delapan tim pria dan delapan tim wanita, dengan pemain-pemain bintang dari seluruh dunia. BBC menyiarkan 16 pertandingan secara langsung, termasuk laga pembuka dan final, melalui BBC Two dan BBC iPlayer.
Selain siaran langsung, BBC juga menyediakan komentar bola demi bola melalui BBC Sounds dan situs web BBC Sport. Hal ini memungkinkan penggemar di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, untuk mengikuti aksi tanpa harus berada di stadion. Bagi pencinta kricket Tanah Air, turnamen ini bisa menjadi tontonan menarik, apalagi dengan hadirnya pemain-pemain top asal Asia seperti Smriti Mandhana (India) atau Haris Rauf (Pakistan) yang pernah berlaga di edisi sebelumnya.
"Kami ingin menciptakan pengalaman yang lebih interaktif bagi penonton, bukan hanya menonton pertandingan secara pasif," ujar perwakilan BBC Sport dalam pernyataan resmi. "Game 'Who am I?' adalah salah satu cara untuk menghubungkan penggemar dengan pemain idola mereka."
Konteks bagi penggemar kricket Indonesia: meski olahraga ini belum sepopuler bulu tangkis atau sepak bola, jumlah peminat terus bertambah berkat liputan turnamen internasional dan keberadaan komunitas kricket di kota-kota besar. Asian Cricket Council (ACC) mencatat Indonesia sebagai salah satu negara berkembang dalam olahraga ini, dengan tim nasional yang rutin berkompetisi di level regional. Siaran The Hundred bisa menjadi pintu masuk bagi penggemar baru untuk lebih mengenal kricket modern.
Ke depan, ECB sudah mengumumkan perubahan untuk edisi 2026, termasuk kemungkinan penyesuaian aturan dan jadwal. Pertanyaannya: apakah format interaktif seperti quiz ini akan terus dipertahankan untuk menjaga antusiasme penonton? Atau justru akan lahir inovasi lain yang lebih liar? Yang jelas, The Hundred membuktikan bahwa kricket bisa dikemas lebih segar tanpa kehilangan esensinya.



