Dodgers Tenang Hadapi Cedera Ohtani: Superstar Dua Arah Diprediksi Kembali Melempar Musim Ini
Baca dalam 60 detik
- Los Angeles Dodgers memastikan Shohei Ohtani akan kembali sebagai pelempar musim ini, namun tidak terburu-buru karena kekhawatiran cedera lutut kiri.
- Manajemen Dodgers menganggap nyeri bisep kanan Ohtani sebagai hal biasa di pertengahan musim, dan fokus pada pemulihan lutut sebelum memulai program lempar.
- Ketiadaan Ohtani di mound tidak mendorong Dodgers untuk agresif di bursa transfer, dengan presiden tim menekankan strategi jangka panjang.

Los Angeles Dodgers memproyeksikan Shohei Ohtani akan kembali naik ke gunduk pelempar musim ini, namun tim tidak terburu-buru memulangkan superstar dua arah tersebut karena khawatir ia akan mengompensasi berlebihan saat lutut kirinya pulih. Presiden Operasi Bisbol Dodgers, Andrew Friedman, menegaskan bahwa jika bukan karena masalah lutut, Ohtani sudah bisa melempar sekarang.
Friedman mengungkapkan bahwa tim tidak ingin menempatkan Ohtani dalam posisi yang memaksanya mengubah mekanisme lempar demi melindungi lutut. Sebagai gantinya, Ohtani menjaga kondisi lengan kanannya dengan latihan plyometric menggunakan bola obat yang mengurangi beban pada kaki kiri saat mendarat. "Rasanya terus membaik," kata Friedman, seraya menambahkan bahwa tidak ada pelempar yang merasa 100% di akhir Juli.
Dodgers menunggu hingga lutut Ohtani terasa prima sebelum memulai program lempar di permukaan datar atau dari gunduk. Keyakinan itu didasarkan pada kemajuan yang dirasakan Ohtani dan hasil MRI lutut saat All-Star break yang bersih, serta suntikan pelumas yang diterimanya. "Jika ada masalah struktural, kami akan jauh lebih khawatir. Fakta bahwa tidak ada dan terus membaik menunjukkan kami di jalur yang benar," ujar Friedman.
Meski Ohtani absen di mound, ia tetap berperan sebagai designated hitter dan mengaku lututnya tidak mengganggu saat memukul. Friedman menilai bahwa meskipun eksekusi lemparan Ohtani sedikit meleset dari biasanya sebelum All-Star break, kualitas stuff-nya masih sangat baik. "Saya bertaruh dia akan mengeksekusi dengan baik," tegasnya.
Ketiadaan Ohtani sebagai pelempar tidak mendorong Dodgers untuk bergerak agresif di bursa transfer menjelang batas waktu 3 Agustus. Meski nama Tarik Skubal dari Detroit Tigers dikaitkan dengan tim, Friedman menekankan pentingnya perencanaan jangka panjang. "Hal terbesar bagi kami adalah melakukan segalanya di luar musim agar tidak berada dalam posisi di Juli di mana Anda harus melakukan sesuatu, karena itu adalah waktu terburuk untuk mendapatkan pemain," jelasnya.
Bagi penggemar bisbol di Indonesia, perkembangan ini menjadi pengingat bahwa manajemen cedera atlet kelas dunia membutuhkan kesabaran dan strategi. Ohtani, yang kerap disebut sebagai "Babe Ruth modern", menjadi sorotan global karena kemampuannya yang langka sebagai pelempar sekaligus pemukul. Keputusan Dodgers untuk tidak memaksakan pemulihannya bisa menjadi contoh pendekatan hati-hati dalam olahraga profesional.
Ke depan, pertanyaan terbesar adalah kapan Ohtani akan benar-benar kembali ke mound dan apakah performanya akan sama seperti sebelum cedera. Dengan jadwal yang masih panjang, Dodgers tampaknya lebih memilih memastikan Ohtani pulih total daripada mengambil risiko cedera lebih serius.



