Pemeran Vecna Ungkap Teori Paling Gila dari Fans Stranger Things: Episode Rahasia?
Baca dalam 60 detik
- Jamie Campbell Bower mengaku teori "Conformity Gate" tentang episode kesembilan Stranger Things adalah yang paling aneh.
- Teori yang viral itu dipicu bias konfirmasi dari wawancara para pemain, meski sang aktor sudah memastikan tidak ada tambahan episode.
- Co-star Caleb McLaughlin juga menilai teori tersebut konyol, namun memahami optimisme penggemar setelah akhir yang ambigu.

Jamie Campbell Bower, aktor yang memerankan Vecna di serial Stranger Things, angkat bicara mengenai salah satu teori penggemar yang menurutnya paling "gila". Teori itu, yang dikenal sebagai Conformity Gate, menyebutkan bahwa akhir musim keempat hanyalah ilusi dan Netflix diam-diam menyiapkan episode kesembilan. Hingga kini, enam bulan setelah episode terakhir tayang, Bower masih dicecar pertanyaan serupa.
Dalam wawancara dengan Entertainment Weekly di San Diego Comic-Con, Bower mengaku heran dengan kegigihan fans. "Semua orang berkata, 'Conformity Gate, pasti ada episode kesembilan.' Saya bilang, 'Kalau ada, saya tidak terlibat! Adegan saya sudah selesai,'" ujarnya. Menurut Bower, teori ini menyebar cepat karena "confirmation bias"โfans menganggap setiap pernyataan pemain sebagai petunjuk tersembunyi. "Apa pun yang kami lakukan, mereka bilang, 'Nah, itu buktinya,'" tambah dia.
Fenomena Conformity Gate menjadi viral tak lama setelah penayangan episode final musim keempat. Banyak penggemar yang meyakini bahwa Vecna, sang penjahat utama, telah memerangkap karakter dalam ilusi, sehingga episode yang ditonton bukanlah akhir sesungguhnya. Teori ini mendapat momentum dari unggahan media sosial dan analisis adegan frame per frame. Namun, baik Bower maupun kreator serial, Duffer Brothers, tak pernah mengonfirmasi kabar tersebut.
Rekan main Bower, Caleb McLaughlin yang memerankan Lucas Sinclair, juga angkat bicara. Dalam wawancara dengan The Hollywood Reporter pada Februari lalu, McLaughlin menyebut teori itu "konyol" pada awalnya. "Saya paham orang ingin hidup dalam optimisme, 'Oh, kami ingin lebih banyak Stranger Things,' tapi pertunjukan sudah selesai, teman-teman," katanya. Namun, ia kemudian menyadari popularitas teori ini masuk akal mengingat nada akhir serial yang memang menggantung tapi penuh harapan. Menurutnya, Duffer Brothers sengaja memberikan penutup optimistis yang menjadi ciri khas serial.
Di Indonesia, teori Conformity Gate juga sempat ramai diperbincangkan di platform seperti Twitter dan TikTok. Tagar seperti #ConformityGate dan #StrangerThings9 trending beberapa waktu lalu. Banyak penggemar yang berharap Netflix memberikan kejutan, mengingat serial ini menjadi salah satu yang paling banyak ditonton di layanan streaming tersebut. Namun, hingga kini tak ada tanda-tanda episode rahasia akan dirilis.
Ke depannya, pertanyaan besar yang tersisa adalah bagaimana para kreator akan menutup kisah Hawkins di musim kelima dan terakhir. Akankah teori-teori liar lainnya bermunculan? Atau justru Conformity Gate menjadi pengingat bahwa kadang kala, akhir yang kita terima adalah akhir yang sesungguhnya?



