Juventus Serius Mengincar John Stones yang Berstatus Bebas Transfer
Baca dalam 60 detik
- Juventus telah melakukan kontak langsung dengan John Stones, yang kontraknya di Manchester City tidak diperpanjang dan kini menjadi agen bebas.
- Bek tengah berusia 32 tahun itu dikaitkan dengan sejumlah klub top Eropa, tetapi Juventus disebut sebagai peminat paling konkret dengan proposal nyata.
- Jika Gleison Bremer dijual ke Galatasaray, Juventus membutuhkan tambahan di lini belakang dan Stones bisa menjadi solusi tanpa biaya transfer.

Juventus dikabarkan telah melakukan negosiasi serius dengan John Stones, bek tengah asal Inggris yang kini berstatus bebas transfer setelah kontraknya bersama Manchester City habis. Langkah ini menjadi sinyal bahwa raksasa Serie A itu serius memperkuat pertahanan mereka pada bursa musim panas ini, terutama jika mereka kehilangan Gleison Bremer.
Stones, yang akan genap berusia 33 tahun pada Mei mendatang, telah menjadi andalan di lini belakang The Citizens selama satu dekade sejak direkrut dari Everton pada 2016. Bersama Pep Guardiola, ia meraih hampir semua trofi bergengsi, termasuk Liga Champions dan beberapa gelar Premier League. Setelah kontraknya tidak diperpanjang, sang pemain kini bebas menentukan klub baru tanpa biaya transfer.
Menurut laporan Sky Sport Italia yang dikutip oleh pakar transfer Gianluca Di Marzio, Juventus telah melakukan pendekatan langsung kepada Stones dan perwakilannya untuk membahas persyaratan pribadi. Tawaran ini disebut lebih konkret dibandingkan ketertarikan dari Inter Milan dan Napoli sebelumnya, yang menurut sumber hanyalah proposal dari perantara tanpa minat serius dari klub.
Selain Juventus, sejumlah klub besar seperti Chelsea, Arsenal, dan Bayern Munich juga dikaitkan dengan Stones, namun belum ada yang bergerak agresif untuk merealisasikan transfer. Hal ini membuka peluang bagi Bianconeri untuk mendapatkan pemain sekaliber Stones tanpa persaingan yang terlalu ketat.
Kebutuhan Juventus di lini belakang semakin mendesak setelah munculnya isu penjualan Gleison Bremer ke Galatasaray. Jika Bremer hengkang, klub asal Turin itu akan kehilangan salah satu pilar pertahanannya. Upaya mereka untuk mendatangkan Jhon Lucumi dari Bologna terhambat oleh banderol harga โฌ25 juta yang dinilai terlalu tinggi, sehingga opsi mendatangkan Stones secara gratis menjadi alternatif yang menarik.
โKami melihat Stones sebagai tambahan yang ideal dengan pengalaman dan kualitasnya. Ia bisa bermain di berbagai formasi dan memberikan stabilitas,โ ujar seorang sumber internal klub yang enggan disebutkan namanya.
Dari sudut pandang sepak bola Indonesia, langkah Juventus ini menarik untuk disimak karena menunjukkan strategi klub Eropa dalam memanfaatkan bursa bebas transfer. Para pemain top yang habis kontrak kerap menjadi incaran karena mengurangi risiko finansial. Fenomena ini menjadi pelajaran bagi klub-klub Indonesia untuk lebih jeli memantau pasar pemain bebas, terutama dalam membangun skuad jangka panjang.
Jika transfer ini terwujud, Juventus tidak hanya mendapatkan pemain berpengalaman, tetapi juga sosok yang terbukti mampu tampil di panggung besar, termasuk saat membela Inggris di Piala Dunia 2026. Namun, masih ada sejumlah klub yang mengintai, dan negosiasi personal terms bisa menjadi penentu akhir. Apakah Stones akan memilih tantangan baru di Serie A atau tetap bertahan di Premier League? Semua masih terbuka.



