Kelly Clarkson Bersyukur Hidup Single: Bebas Drama dan Lebih Bahagia
Baca dalam 60 detik
- Kelly Clarkson menyatakan kebahagiaannya menjadi single setelah bercerai dari Brandon Blackstock, karena rumahnya bebas dari konflik hubungan.
- Pelantun 'Since U Been Gone' itu menekankan pentingnya usaha menjaga api cinta agar hubungan tidak terasa monoton.
- Dalam penampilannya di Las Vegas, ia melontarkan candaan bahwa dirinya akan melajang selamanya setelah mengalami insiden kesehatan yang memalukan.

Kelly Clarkson mengaku sangat lega menjalani hidup sebagai single. Dalam sebuah pertunjukan di Caesar's Palace, Las Vegas, Jumat (24/7) lalu, ia menegaskan bahwa pilihan ini memberinya ketenangan tanpa harus berurusan dengan drama rumah tangga yang melelahkan.
Penyanyi 44 tahun itu bercerai dari Brandon Blackstock pada Juni 2020 setelah hampir tujuh tahun menikah. Blackstock meninggal akibat kanker tahun lalu. Clarkson kini merasa bahwa menjadi lajang bukanlah sebuah kekurangan, melainkan keadaan yang membawa kedamaian. "Orang bilang, 'Kenapa kamu single?' Dan saya jawab, 'Pertama, banyak orang di luar sana yang membuat single terlihat sangat baik,'" ujarnya disitat dari E! News.
Menurut Clarkson, hubungan asmara seringkali terasa monoton jika kedua pihak tidak berusaha menjaga percikan cinta. "Bagian tersulit dalam sebuah hubungan adalah menjaga api tetap menyala, terus berkencan, dan membuatnya tetap terasa ajaib, bukan monoton," tambahnya. Pernyataan ini menggarisbawahi tantangan universal yang dihadapi banyak pasangan, termasuk di Indonesia di mana tekanan sosial dan rutinitas kerap menguji keharmonisan.
Fenomena single setelah perceraian di Indonesia masih kerap dipandang sebelah mata. Namun, artis seperti Krisdayanti atau Dewi Perssik telah membuktikan bahwa kebahagiaan tidak selalu identik dengan status pernikahan. Kasus Clarkson bisa menjadi cermin bagi publik Tanah Air untuk lebih menghargai pilihan hidup individu tanpa prasangka.
Dalam kesempatan yang sama, Clarkson juga melontarkan candaan tentang pengalamannya terserang cyclosporiasis—penyakit akibat bakteri dari sayuran terkontaminasi. "Saya tidak pernah sebahagia ini tidak ada pria di kamar, karena dia pasti tidak akan mau bercinta lagi dengan saya setelah itu," ledeknya. Ia bahkan bergurau akan "jomblo sampai mati" setelah kejadian tersebut.
Di balik guyonannya, pesan Clarkson menyentuh banyak orang: bahwa menjadi single bukanlah kegagalan, melainkan kesempatan untuk fokus pada diri sendiri. Di era media sosial yang kerap menampilkan hubungan ideal, pernyataan jujur seperti ini menjadi angin segar bagi mereka yang mungkin merasa tertekan dengan status lajang.
Ke depan, publik akan terus mengikuti perjalanan hidup Clarkson—apakah ia benar-benar akan melajang selamanya atau justru menemukan cinta baru yang tak terduga. Yang jelas, ia telah memberi contoh bahwa kebahagiaan sejati datang dari dalam diri, bukan dari status hubungan.



