Kiper Tanpa Klub yang Jadi Pahlawan Piala Dunia: Vozinha Resmi Gabung Colo Colo
Baca dalam 60 detik
- Vozinha, kiper veteran Cape Verde, diikat kontrak oleh Colo Colo setelah mencuri perhatian di Piala Dunia 2022.
- Penampilannya yang gemilang, termasuk clean sheet lawan Spanyol, mendongkrak popularitasnya dan menarik minat klub raksasa Chile itu.
- Transfer ini juga memiliki nilai pemasaran tinggi, dengan klub mengonfirmasi kedatangan Vozinha dalam waktu dekat.

Kiper Cape Verde, Vozinha, akhirnya mendapatkan pelabuhan baru. Usai menjadi pahlawan di Piala Dunia 2022 tanpa ikatan klub, ia dipastikan bergabung dengan raksasa Chile, Colo Colo. Kabar ini disampaikan langsung oleh presiden klub, Anibal Mosa.
Vozinha berangkat ke Piala Dunia Qatar dalam status bebas transfer. Kontraknya dengan klub divisi kedua Portugal, Chaves, telah habis. Namun, penampilannya di fase grup mengubah segalanya. Ia menjadi bintang dalam hasil imbang 0-0 melawan Spanyol, yang akhirnya menjadi juara dunia. Kebangkitan semalam itu membuatnya menjadi sensasi global.
Menurut Mosa, Vozinha akan segera terbang ke Santiago untuk menjalani tes medis dan diperkenalkan di Estadio Monumental. "Vozinha akan menjadi pemain Colo Colo," ujar Mosa seperti dikutip BBC. Ia menambahkan bahwa performa di Piala Dunia membuktikan kiper berusia 40 tahun itu layak mendapatkan kesempatan ini. Selain itu, ada elemen pemasaran yang kuatโVozinha telah mengumpulkan jutaan pengikut baru di media sosial.
Bagi Colo Colo, yang saat ini memuncaki klasemen Liga de Primera, perekrutan Vozinha bukan hanya soal kualitas di lapangan. Klub berkantor pusat di Santiago itu juga memanfaatkan momentum kepopulerannya. Mereka bahkan menggoda publik dengan unggahan di media sosial yang menampilkan rambut ikal khas Vozinha.
Perjalanan Vozinha ke Piala Dunia sendiri sarat cerita. Cape Verde menjadi negara terkedua yang paling kecil ukurannya yang pernah lolos ke putaran final. Mereka nyaris mengalahkan Argentina di babak 32 besar, sebelum akhirnya kalah 3-2 setelah perpanjangan waktu. Kiper andalan mereka ini pun menjelma menjadi pahlawan rakyat.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, kisah Vozinha menjadi pengingat akan kejutan yang bisa lahir di panggung terbesar. Di kompetisi domestik, beberapa pemain Indonesia juga pernah mendapat rejeki nomplok setelah tampil gemilang di turnamen besar. Namun, jarang ada yang mengalami lonjakan popularitas dan transfer secepat Vozinha.
"Penampilannya di Piala Dunia menunjukkan ia pantas berada di sini," kata Presiden Colo Colo, Anibal Mosa, menekankan aspek olahraga dan pemasaran.
Vozinha sebelumnya telah malang melintang di berbagai liga Eropa dan Afrika. Mulai dari Slovakia hingga Moldova, ia selalu menjadi andalan. Kini, di usia yang kian matang, ia akan membela salah satu klub paling bergengsi di Amerika Selatan. Pertanyaannya, mampukah ia mempertahankan performa seperti di Qatar? Atau justru ini menjadi puncak karier yang sulit diulang? Hanya waktu yang akan membuktikan.



