Emery Dorong Transfer Jackson ke Villa, Chelsea Minta £60 Juta
Baca dalam 60 detik
- Pelatih Aston Villa secara pribadi mendorong perekrutan Nicolas Jackson dari Chelsea.
- Klub London barat itu mematok harga £60 juta, mengingat usia, pengalaman, dan kontrak panjang sang pemain.
- Keputusan akhir Villa akan menjadi indikasi sejauh mana Emery diberi kepercayaan penuh dalam belanja pemain.

Unai Emery secara langsung mendorong Aston Villa untuk memboyong Nicolas Jackson dari Chelsea, dengan kedua klub disebut terus berkomunikasi intensif menyoal banderol £60 juta. Keinginan sang pelatih memperkuat lini depan Villa Park setelah sebelumnya mengamankan pinjaman Alejandro Garnacho.
Hubungan Emery dengan Jackson bukan hal baru. Keduanya pernah bekerja sama di Villarreal, di mana penyerang Senegal itu berkembang pesat di bawah asuhannya sebelum dijual ke Chelsea pada 2023. Kini, Emery disebut-sebut ingin menyatukan kembali duet sukses tersebut untuk meningkatkan daya gedor timnya yang musim lalu tampil inkonsisten di Premier League.
Jackson memulai karier di Casa Sports Senegal, lalu diboyong Villarreal sebagai remaja. Performa tajamnya di La Liga pada paruh kedua 2022/23 membuat Chelsea rela menggelontorkan dana besar. Selama dua musim di Stamford Bridge, ia mengoleksi 30 gol lintas kompetisi dan turut menyumbang gelar UEFA Conference League serta FIFA Club World Club. Musim lalu ia dipinjamkan ke Bayern Munich, menambah pengalaman berharga di Liga Champions, meski statistiknya di Jerman tergolong biasa saja.
Menurut jurnalis Italia Orazio Accomando yang kerap meliput negosiasi lintas Italia, Emery secara pribadi 'mendorong' manajemen Villa untuk mengamankan tanda tangan Jackson. Bahkan Fabrizio Romano turut mengonfirmasi ketertarikan Villa, menambah kredibilitas kabar ini. Namun, Chelsea bersikukuh pada harga £60 juta – angka yang dinilai pantas mengingat usia, pengalaman Premier League, dan status internasional pemain.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia yang rajin mengikuti Premier League, saga ini mengingatkan kembali pentingnya hubungan pelatih-pemain dalam transfer. Strategi Emery mengandalkan kedekatan personal untuk membangun tim bisa menjadi pelajaran bagi klub-klub Liga 1 dalam merekrut pemain asing potensial. Selain itu, langkah Villa yang berani meminjamkan Garnacho dan mengincar Jackson menunjukkan ambisi mereka untuk bersaing di papan atas – patron yang patut ditiru klub Indonesia yang ingin naik level.
Jackson sendiri dikenal sebagai penyerang modern enerjik yang pintar mengeksploitasi ruang. Kelemahan terbesarnya adalah penyelesaian akhir yang kadang inkonsisten, namun Emery dinilai pelatih yang tepat untuk memolesnya. Dengan kehadiran Garnacho di sayap, Jackson bisa menjadi ancaman ganda baik sebagai ujung tombak maupun pelengkap Ollie Watkins. Villa kini harus memutuskan: apakah kepercayaan Emery pada anak didik lamanya sepadan dengan investasi £60 juta? Atau akankah mereka mencari opsi lain yang lebih murah namun tetap sepadan? Jawabannya akan menentukan arah belanja klub musim panas ini.



