Vape di Kastil, Syuting The Celebrity Traitors Sempat Terhenti
Baca dalam 60 detik
- Komika Joanne McNally memicu penghentian sementara syuting The Celebrity Traitors karena kedapatan vaping di dalam kastil, melanggar aturan tayangan televisi.
- Insiden ini mengungkap sisi realistis reality show yang kerap dianggap artifisial, dengan peserta mengaku terbawa suasana hingga lupa diawasi kamera.
- Serial kedua The Celebrity Traitors, yang tayang akhir tahun ini, diramaikan oleh 20 selebritas termasuk Romesh Ranganathan dan James Blunt.

Syuting serial kedua The Celebrity Traitors sempat dihentikan sementara setelah komedian Joanne McNally kedapatan menggunakan rokok elektrik di dalam kastil tempat acara berlangsung. Produser BBC mengingatkan bahwa aktivitas tersebut tidak boleh ditampilkan di televisi, memicu jeda produksi di Ardross Castle, Skotlandia.
Dalam wawancara di podcast Bottom's Up bersama Alan Carr dan Lee Peart, McNally mengaku lupa sedang diawasi kamera saat asyik mengobrol. โMereka masuk dan bilang, โJoanne, kamu tidak boleh vape di kastil.โ Saya benar-benar tenggelam dalam percakapan,โ ujarnya. Kejadian ini mengingatkannya pada tayangan Big Brother yang dulu ia anggap mustahil pesertanya lupa akan keberadaan kamera.
Serial yang dipandu Claudia Winkleman ini mengadu para selebritas dalam permainan saling tipu dan โbunuhโ diam-diam. Peserta yang disebut Faithfuls harus mengidentifikasi dan mengusir โpengkhianatโ dari kastil. Format yang intens ini membuat peserta seperti Romesh Ranganathan mengakui bahwa pengalaman tersebut jauh lebih imersif dari yang ia bayangkan. โSaya pikir acara ini lebih palsu sebelumnya. Ternyata Anda benar-benar berada dalam permainan sepanjang waktu,โ kata Romesh di The One Show.
Bagi penonton Indonesia, fenomena ini mengingatkan pada aturan ketat lembaga penyiaran di Tanah Air yang melarang penggambaran konsumsi rokok dan vape di layar kaca. Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) secara konsisten menegur program yang menampilkan adegan merokok tanpa sensor. Insiden di The Celebrity Traitors menjadi contoh bagaimana standar serupa diterapkan di tingkat global, meski dalam konteks produksi hiburan.
Daftar peserta musim kedua juga mencakup nama-nama besar seperti James Blunt, Jerry Hall, Michael Sheen, dan Richard E. Grant. Kehadiran mereka diharapkan meningkatkan daya tarik acara yang musim pertamanya sukses besar. Namun, tantangan produksi seperti insiden vaping menunjukkan bahwa di balik layar, realitas syuting tak selalu mulus.
Pertanyaan kini mengemuka: akankah momen-momen tak terduga semacam ini justru menjadi daya tarik tersendiri bagi pemirsa? Atau sebaliknya, memperkuat kesan bahwa reality show tetap memerlukan pengawasan ketat agar sesuai dengan regulasi penyiaran? Hanya waktu yang akan menjawab bagaimana keseimbangan antara hiburan dan kepatuhan aturan dijaga.



