Chelsea Amankan Bek Timnas Prancis Lacroix dari Crystal Palace
Baca dalam 60 detik
- Kesepakatan transfer Maxence Lacroix ke Chelsea telah tercapai dengan nilai sekitar £60 juta, kontrak hingga 2032.
- Bek 26 tahun itu menjadi pilar pertahanan Palace musim lalu, termasuk saat menjuarai Conference League dan tampil di Piala Dunia 2026.
- Kedatangan Lacroix diyakini memperkuat lini belakang Chelsea yang tengah dibangun ulang oleh Xabi Alonso.

Chelsea akhirnya mendapatkan tanda tangan bek tengah andalan Crystal Palace, Maxence Lacroix, setelah kedua klub London itu mencapai kesepakatan transfer senilai sekitar £60 juta. Pemain timnas Prancis tersebut dijadwalkan menjalani tes medis dalam 24 jam ke depan dan menandatangani kontrak jangka panjang hingga 2032.
Negosiasi yang berlangsung di level pemilik klub ini menunjukkan betapa seriusnya Chelsea dalam merekrut pemain berusia 26 tahun itu. Sejak dilaporkan oleh BBC Sport pada Selasa lalu, pembicaraan positif terus berlanjut hingga akhirnya menemui kata sepakat. Palace awalnya membanderol Lacroix dengan harga tinggi, mengingat kontribusinya yang krusial bagi tim.
Lacroix bukanlah nama baru di pentas Premier League. Ia bergabung dengan Palace dari Wolfsburg pada Agustus 2024 dengan biaya awal £15,5 juta plus bonus. Dalam waktu singkat, ia menjelma menjadi salah satu bek tengah paling konsisten di Inggris. Musim lalu, ia tampil dalam 55 pertandingan di semua kompetisi dan membantu The Eagles meraih gelar UEFA Conference League—trofi Eropa pertama dalam sejarah klub. Ia juga turut serta dalam kemenangan Community Shield atas Liverpool.
Penampilan gemilangnya di level klub membawanya masuk skuad Prancis untuk Piala Dunia 2026. Lacroix tampil dalam tiga pertandingan, termasuk menjadi starter saat melawan Norwegia dan Inggris di perebutan tempat ketiga, yang berakhir dengan Les Bleus finis di posisi keempat. Pengalaman internasional ini menjadi nilai tambah bagi Chelsea yang tengah meremajakan skuad.
Dari segi taktik, Lacroix menawarkan fleksibilitas tinggi. Ia nyaman bermain di formasi empat bek maupun tiga bek—dua skema yang kerap digunakan pelatih Chelsea, Xabi Alonso, sepanjang karier kepelatihannya. Dengan postur 6 kaki 4 inci, ia unggul dalam duel udara namun juga memiliki kecepatan pemulihan yang luar biasa. Data menunjukkan sejak 2024 ia konsisten berada di jajaran bek tercepat Premier League.
Bagi Chelsea, perekrutan ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang membangun pertahanan tangguh. Lacroix diharapkan menjadi mitra ideal bagi bek-bek muda seperti Levi Colwill atau Benoît Badiashile. Kehadirannya juga memberikan kedalaman skuad yang sangat dibutuhkan mengingat jadwal padat Liga Premier dan kompetisi Eropa.
Di sisi lain, Crystal Palace kehilangan pilar utama yang telah menjadi fondasi kesuksesan mereka dalam dua musim terakhir. Namun, dengan dana segar sekitar £60 juta, Palace memiliki modal untuk berinvestasi di pemain pengganti yang potensial. Pertanyaan besarnya: akankah Palace mampu mempertahankan performa tanpa Lacroix, atau justru tersendat di musim depan?



