Isak Butuh Mitra Baru di Lini Depan, Liverpool Siapkan Dana Besar untuk Barcola
Baca dalam 60 detik
- Alexander Isak hanya mencetak empat gol musim lalu akibat cedera, membuat Liverpool berburu pemain depan baru.
- Bradley Barcola, winger PSG, menjadi target utama dengan banderol £145 juta setelah musim impresif di Ligue 1.
- Manajer anyar Andoni Iraola diharapkan bisa memaksimalkan potensi duet Isak-Barcola seperti yang ia lakukan di Bournemouth.

Liverpool kembali menggebrak bursa transfer dengan mengincar Bradley Barcola, bintang muda Paris Saint-Germain, sebagai tandem ideal Alexander Isak yang musim lalu terhambat cedera. Langkah ini diambil setelah sang penyerang asal Swedia hanya mampu menyumbang empat gol dalam 22 penampilan akibat patah kaki yang membuatnya absen empat bulan.
Isak direkrut dengan rekor transfer Inggris senilai £125 juta pada musim panas 2025, tetapi musim perdananya di Anfield tidak sesuai ekspektasi. Kini, dengan kedatangan manajer anyar Andoni Iraola, Liverpool berharap penyerang 26 tahun itu bisa kembali ke performa terbaiknya. Iraola dikenal sebagai pelatih yang mampu mengangkat performa striker, seperti yang ia lakukan terhadap Dominic Solanke di Bournemouth—yang kemudian dijual ke Tottenham seharga £65 juta—serta Eli Kroupi Junior yang mencetak 13 gol musim lalu.
Untuk mendukung Isak, Liverpool dikabarkan telah melakukan pembicaraan awal dengan perwakilan Barcola. Menurut talkSPORT, pemain 23 tahun itu terbuka pindah ke Anfield, meski PSG mematok harga tidak kurang dari £145 juta. Jika terealisasi, ini akan menjadi rekor transfer baru Liverpool, mengalahkan pembelian Isak. Barcola musim lalu mencatatkan rata-rata 2,1 peluang per pertandingan di Ligue 1, dengan 0,6 di antaranya merupakan peluang emas—angka yang menempatkannya di 10 persen teratas penyerang di lima liga top Eropa.
Selain itu, akurasi umpan Barcola mencapai 86 persen, dengan 5,7 umpan per 90 menit masuk ke sepertiga akhir lapangan. Kontribusinya berbuah delapan assist di semua kompetisi. Kombinasi dengan Isak yang haus gol bisa menjadi senjata mematikan bagi Liverpool. Bagi pecinta sepak bola di Indonesia, yang antusias mengikuti Premier League, potensi duet ini tentu menjadi tontonan menarik—apalagi setelah performa Isak yang mengecewakan musim lalu.
Musim panas ini menjadi ujian bagi Iraola untuk membuktikan reputasinya sebagai pembangkit potensi striker. Jika Barcola bergabung, tekanan untuk tampil impresif tak hanya ada di pundak pemain Prancis itu, tetapi juga Isak yang harus membuktikan bahwa investasi £125 juta tidak sia-sia. Akankah duet ini membawa Liverpool kembali ke puncak persaingan Premier League? Jawabannya akan mulai terlihat saat musim 2026/27 bergulir.



