Cedera Saliba Bikin Panik, Arsenal Incar Bek Sporting Seharga Rp700 Miliar
Baca dalam 60 detik
- William Saliba dipastikan absen panjang setelah cedera di semifinal Piala Dunia, memaksa Arsenal bergerak cepat di bursa transfer.
- Sporting CP membuka negosiasi untuk Zeno Debast dengan banderol €40 juta, namun Arsenal masih mempertimbangkan opsi lain termasuk John Stones.
- Kedalaman skuad Arsenal kembali diuji; kegagalan mendatangkan pengganti yang tepat bisa menggagalkan ambisi juara di sisa musim.

Arsenal harus memutar otak di bursa transfer musim panas setelah bek andalan William Saliba dipastikan menepi dalam waktu lama. Cedera yang dialami bek timnas Prancis itu terjadi saat laga semifinal Piala Dunia melawan Spanyol, dan hasil asesmen medis menunjukkan ia memerlukan program pemulihan khusus tanpa operasi. Situasi ini memaksa Mikel Arteta segera mencari pengganti jangka pendek yang bisa diandalkan.
Nama Zeno Debast, bek Sporting CP asal Belgia, muncul sebagai kandidat utama. Klub Portugal itu dikabarkan telah menghubungi Arsenal untuk menawarkan jasa pemain berusia 22 tahun tersebut. Menurut laporan Caught Offside, Debast bisa ditebus dengan harga sekitar €40 juta atau setara Rp700 miliar. Angka ini terbilang wajar mengingat ia sudah mengoleksi 72 penampilan untuk Sporting, termasuk 12 laga di Liga Champions.
Keunggulan utama Debast terletak pada kemampuannya membangun serangan dari lini belakang. Musim lalu di Liga Portugal, ia mencatat rata-rata 7,0 umpan panjang akurat per 90 menit—tertinggi di kompetisi. Gaya bermain ini dinilai cocok menggantikan peran Saliba yang juga piawai dalam distribusi bola. Pada musim 2025/26, Saliba mencatat rata-rata 67,3 umpan sukses per laga di Premier League, unggul 13,1 umpan dari rekan setim lainnya.
Namun, mantan pelatih Anderlecht Brian Riemer mengingatkan bahwa kualitas defensif Debast belum setajam kemampuannya dalam penguasaan bola. "Kemampuan bertahannya tidak sebaik saat ia membawa bola," ujar Riemer. Meski begitu, fleksibilitas Debast yang bisa bermain sebagai gelandang bertahan menjadi nilai tambah. Dalam beberapa kesempatan, ia bahkan tampil impresif sebagai gelandang tengah dengan kontribusi dua assist dalam satu laga.
Arsenal belum mengambil keputusan final. Klub masih menjajaki opsi lain yang lebih murah, seperti John Stones yang baru saja hengkang dari Manchester City secara gratis. Nama Ezri Konsa dari Aston Villa juga masuk radar, namun banderol £60 juta dinilai terlalu mahal. Situasi ini membuat Arteta harus cermat memilih prioritas, apalagi Arsenal juga tengah mengejar striker Atletico Madrid, Julian Alvarez, yang harganya bisa mencapai £170 juta.
Bagi penggemar Arsenal di Indonesia, situasi ini mengingatkan pada rentannya skuad The Gunners jika hanya mengandalkan satu pemain kunci di lini belakang. Cedera Saliba bisa menjadi batu sandungan dalam perburuan gelar Premier League musim depan. Pertanyaan besarnya: akankah Arsenal berani menggelontorkan dana besar untuk Debast, atau memilih opsi darurat yang lebih ekonomis? Keputusan dalam beberapa pekan ke depan akan menentukan arah kebijakan transfer klub London Utara tersebut.



