Prabowo Sindir Kader PKB Berkaos Prabowonomics: Itu Akal-akalan Gus Imin
Baca dalam 60 detik
- Presiden Prabowo menanggapi kader PKB yang kompak mengenakan kaos bertuliskan Prabowonomics di puncak Harlah ke-28 PKB, Kamis malam.
- Prabowo mengaku tidak mengizinkan kader Gerindra memakai atribut serupa, dan menyebut ide tersebut berasal dari Ketum PKB Muhaimin Iskandar.
- Muhaimin menjelaskan Prabowonomics sebagai simbol kemandirian ekonomi Indonesia yang tidak lagi didikte pasar global.

Presiden Prabowo Subianto melontarkan sindiran halus kepada ribuan kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang kompak mengenakan kaos bertuliskan 'Prabowonomics' pada puncak peringatan Hari Lahir ke-28 PKB di Jakarta Convention Center, Kamis (23/7) malam. Dalam pidatonya, Prabowo mengaku terharu namun juga merasa tidak pantas mendapat penghormatan semacam itu, terutama karena partainya sendiri, Gerindra, tidak pernah menggunakan atribut serupa.
"Saudara memberi penghargaan luar biasa ke saya. Bahkan Gerindra saja tidak pakai kaos seperti kalian. Gimana itu, Dasco?" ujar Prabowo sambil menunjuk Ketua Harian Gerindra Sufmi Dasco Ahmad yang hadir di lokasi. Pernyataan itu disambut gelak tawa para tamu undangan, termasuk jajaran pengurus PKB.
Prabowo menjelaskan bahwa kader Gerindra tidak pernah memakai kaos bergambar atau bertuliskan namanya karena ia tidak memberikan izin. "Gerindra saja enggak pakai, karena mereka tahu saya enggak izinkan. Kalau kalian minta izin, tidak mungkin saya izinkan," tegasnya. Ia juga berkelakar dengan menanyakan kepada Dasco apakah ia masih bersedia menjadi ketua harian partai.
Presiden menilai gerakan pemakaian kaos Prabowonomics itu merupakan ide dari Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. "Ini akal-akalan Gus Imin. Memang di Indonesia ini ada dua pemimpin kancil: Gus Imin dan Sufmi Dasco," kata Prabowo diselingi tawa. Meski bernada canda, pernyataan itu menegaskan bahwa Prabowo sadar betul siapa dalang di balik atribut yang mendadak viral tersebut.
Muhaimin Iskandar, yang akrab disapa Gus Imin, kemudian menjelaskan makna di balik istilah Prabowonomics. Menurutnya, selama dua dekade terakhir Indonesia kerap terombang-ambing oleh tekanan pasar global dan kepentingan asing. Namun, sejak Prabowo menjabat presiden, arah kebijakan ekonomi bergeser ke arah kemandirian dan kedaulatan. "Sejak Pak Presiden ini, kita tidak mau didikte oleh pasar. Kita mau pakai jalan sendiri. Apa itu? Konstitusi. Apa itu? Pola pikir ekonomi yang diyakini Pak Prabowo, kita tulis Prabowonomics. Apa itu? Kemandirian, tidak bergantung pada mana pun," papar Muhaimin di hadapan ribuan kader.
Prabowonomics, menurut Muhaimin, bukan sekadar jargon politik, melainkan representasi dari visi ekonomi nasional yang berlandaskan konstitusi dan menolak intervensi asing. Istilah ini sengaja dipopulerkan PKB untuk menunjukkan dukungan penuh terhadap kebijakan presiden yang dinilai berani melawan hegemoni pasar. Namun, di balik dukungan itu, terselip pesan politik bahwa PKB ingin tetap relevan sebagai mitra koalisi yang setia, sekaligus membangun citra positif di mata publik.
Kehadiran Prabowo dan Gibran Rakabuming Raka di acara PKB menegaskan eratnya hubungan antara Gerindra dan PKB dalam koalisi pemerintahan. Meski Prabowo melontarkan sindiran, tidak ada ketegangan berarti. Sebaliknya, momen tersebut justru memperlihatkan kedekatan personal antara Prabowo dan Muhaimin yang kerap saling melontarkan candaan. Pertanyaannya, akankah istilah Prabowonomics bertahan sebagai label kebijakan resmi, atau hanya akan menjadi kenangan manis di pesta ulang tahun partai?



