Everton Borong Pemain Leicester: Jutta Rantala Jadi Rekrutan Ketiga
Baca dalam 60 detik
- Everton resmi mendatangkan penyerang Finlandia Jutta Rantala dari Leicester City dengan klausul rilis yang tidak diungkapkan.
- Rantala menjadi pemain ketiga yang hijrah dari Leicester ke Everton dalam sepekan, setelah Noemie Mouchon dan Hannah Cain.
- Leicester kehilangan enam pemain usai degradasi dari WSL, sementara Everton di bawah pelatih baru Scott Phelan gencar memperkuat skuad.

Everton resmi mengumumkan perekrutan penyerang timnas Finlandia, Jutta Rantala, dari Leicester City pada bursa transfer musim panas ini. Pemain berusia 26 tahun itu menjadi rekrutan ketiga yang diboyong Everton dari Leicester dalam waktu sepekan, menandai perombakan besar di skuad The Toffees jelang musim baru Liga Super Wanita (WSL).
Rantala, yang masih memiliki sisa kontrak satu tahun bersama Leicester, bergabung dengan Everton setelah klub Merseyside itu mengaktifkan klausul rilis yang tidak disebutkan nilainya. Langkah ini mengikuti dua transfer sebelumnya: penyerang Prancis Noemie Mouchon yang bergabung dengan status bebas transfer pekan lalu, dan striker Wales Hannah Cain yang kembali ke Everton dua hari kemudian. Ketiganya merupakan bagian dari strategi Everton untuk membangun kembali tim di bawah pelatih anyar Scott Phelan.
Sejak bergabung dengan Leicester dari klub Swedia Vittsjรถ GIK pada 2023, Rantala mencatatkan 13 gol dalam 48 penampilan. Ia dinobatkan sebagai pemain terbaik Leicester musim 2023-24 dan menjadi pencetak gol terbanyak klub, meskipun harus menepi akibat cedera lutut pada musim berikutnya. Di level internasional, Rantala telah mengoleksi 10 gol dalam 36 caps bersama Finlandia dan menjadi bagian dari skuad yang berlaga di Euro 2025.
Kepergian Rantala menjadi pukulan lain bagi Leicester yang baru saja terdegradasi dari WSL pada Juni lalu. Total enam pemain telah meninggalkan klub musim panas ini, menandai awal baru yang sulit bagi tim yang berusaha bangkit kembali. Sementara itu, Everton yang finis di peringkat kedelapan musim lalu tengah berbenah setelah ditinggal manajer Brian Sรธrensen. Scott Phelan, yang ditunjuk sebagai pengganti permanen, telah aktif di bursa transfer dengan mendatangkan enam pemain anyar.
Bagi penggemar sepak bola wanita di Indonesia, pergerakan bursa transfer WSL ini menarik dicermati karena menunjukkan dinamika kompetisi yang semakin ketat. Everton yang berambisi naik ke papan atas tengah membangun skuad kompetitif, sementara Leicester harus merombak tim pasca-degradasi. Rantala, dengan pengalaman internasionalnya, diharapkan bisa menjadi amunisi berharga bagi Everton untuk bersaing di WSL musim depan.
โRantala adalah pemain berkualitas yang kami incar sejak lama. Kemampuannya mencetak gol dan pengalaman di level internasional akan sangat membantu tim,โ ujar Scott Phelan dalam pernyataan resmi klub.
Dengan enam rekrutan baru, Everton menunjukkan keseriusan untuk memperbaiki posisi di klasemen. Pertanyaan besarnya adalah apakah kombinasi pemain anyar ini mampu membawa The Toffees bersaing di papan atas WSL, atau justru butuh waktu lebih untuk beradaptasi? Musim depan akan menjadi ujian nyata bagi proyek Phelan.



