Bilbao Hancurkan Atletico 3-0 di San Mames: Tiga Gol dalam Rentang Dua Menit
Baca dalam 60 detik
- Athletic Bilbao mencatat kemenangan telak 3-0 atas Atletico Madrid, dengan tiga gol yang dicetak pada babak kedua.
- Hasil ini menjadi kekalahan perdana Atletico di LaLiga musim ini, sekaligus mempertegas dominasi tuan rumah di San Mames.
- Kemenangan ini membawa Bilbao naik ke posisi kedelapan dengan enam poin, sementara Atletico tertahan di peringkat keenam.

San Mames menjadi saksi kehancuran Atletico Madrid saat Athletic Bilbao menyarangkan tiga gol tanpa balas pada Sabtu (5/9) malam WIB. Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin, melainkan pernyataan ambisi tuan rumah di awal musim LaLiga.
Bilbao yang sebelumnya hanya mengoleksi tiga poin dari dua laga, tampil garang di hadapan pendukungnya. Tiga gol kemenangan dicetak oleh Nico Williams, Robert Navarro, dan Oihan Sancet, semuanya terjadi di babak kedua. Rentetan gol ini mematahkan perlawanan Atletico yang sebelumnya belum terkalahkan.
Bagi Atletico, kekalahan ini menjadi pukulan telak. Tim asuhan Diego Simeone itu sebelumnya meraih dua kemenangan dan satu hasil imbang. Namun, di San Mames, mereka tak berkutik. Posisi mereka di peringkat keenam dengan tujuh poin pun terancam oleh persaingan ketat di papan atas.
Babak pertama berjalan seimbang dengan kedua tim saling menahan serangan. Namun, setelah jeda, Bilbao tampil lebih agresif. Strategi pressing tinggi yang diterapkan pelatih Ernesto Valverde berhasil membuat lini belakang Atletico kewalahan. Gol cepat Nico Williams melalui sundulan menjadi awal dari mimpi buruk bagi tim tamu.
Belum sempat Atletico bangkit, serangan balik cepat yang dibangun Inaki Williams dan diselesaikan dengan baik oleh Navarro membuat skor menjadi 2-0. Dua gol dalam dua menit ini menunjukkan betapa rapuhnya pertahanan Atletico yang selama ini dikenal solid. Upaya Simeone untuk memperbaiki permainan dengan melakukan pergantian pemain tidak membuahkan hasil.
Di sisi lain, kemenangan ini menegaskan kekuatan Bilbao di kandang sendiri. San Mames memang dikenal sebagai benteng yang sulit ditembus. Namun, yang lebih penting adalah bagaimana tim asal Basque ini mampu tampil konsisten. Dengan tambahan tiga poin, mereka kini mengoleksi enam poin dan naik ke posisi kedelapan, hanya terpaut satu poin dari Atletico di peringkat keenam.
Bagi pengamat sepak bola Spanyol, hasil ini menjadi sinyal bahwa persaingan menuju zona Eropa akan semakin ketat. Bilbao yang musim lalu finis di papan tengah, musim ini menunjukkan progres signifikan. Sementara itu, Atletico yang sering dianggap sebagai kandidat juara, harus segera berbenah jika tidak ingin tertinggal jauh dari Real Madrid dan Barcelona.
Kekalahan ini juga menjadi bahan evaluasi bagi Simeone. Meski memiliki skuad bertabur bintang seperti Antoine Griezmann dan Jan Oblak, performa tim di laga tandang masih menjadi pekerjaan rumah. Dari empat pertandingan yang sudah dijalani, Atletico hanya mampu meraih satu kemenangan tandang.
Ke depan, pertanyaan besarnya adalah mampukah Bilbao mempertahankan performa ini? Jadwal padat menanti, termasuk laga melawan tim-tim papan atas. Jika mampu konsisten, bukan tidak mungkin mereka akan bersaing memperebutkan tiket Liga Champions. Sementara bagi Atletico, tekanan untuk segera bangkit akan semakin besar, terutama dengan dukungan suporter yang menuntut gelar.



