Nolan Incar Horor: Sutradara The Odyssey Siap Rambah Genre Baru
Baca dalam 60 detik
- Christopher Nolan mengaku ingin menyutradarai film horor setelah proyek epik The Odyssey, menekankan pentingnya konsep cerita yang kuat.
- Sutradara 55 tahun itu juga berharap bisa kembali bekerja sama dengan Christian Bale, aktor langganannya di film Batman dan The Prestige.
- Tom Holland bergabung dalam The Odyssey tanpa membaca naskah, menyebut tawaran itu sebagai panggilan seumur hidup yang mengingatkannya pada casting Spider-Man.

Sir Christopher Nolan, sutradara di balik trilogi Batman, Inception, dan Oppenheimer, mengungkapkan ambisi barunya: membuat film horor. Dalam wawancara dengan The Hollywood Reporter, Nolan mengakui bahwa genre horor selalu menarik perhatiannya, namun ia menegaskan bahwa pendekatan terhadap genre ini harus dimulai dari ide cerita yang brilian, bukan sekadar gimmick teknis.
Pernyataan itu muncul di tengah promosi film terbarunya, The Odyssey, sebuah adaptasi epik dari karya Homer yang dibintangi sederet bintang papan atas. Nolan mengakui bahwa proses syuting The Odyssey justru membangkitkan seleranya untuk mengeksplorasi horor lebih dalam. "Ini sangat menggugah selera saya untuk lebih banyak lagi," ujarnya. "Tapi saya selalu percaya bahwa horor sebagai genre harus didekati dengan sangat hati-hati dari sudut pandang konseptual. Anda harus punya ide yang luar biasa."
Nolan mencontohkan film Obsession sebagai contoh horor dengan konsep kuat yang membuatnya terkesan. "Film itu bekerja dengan sangat baik. Ini bukan soal sisi teknis. Ini soal cerita. Jadi saya selalu mencari," tambahnya. Pernyataan ini menegaskan bahwa Nolan tidak tertarik pada horor yang hanya mengandalkan jumpscare atau efek visual, melainkan pada narasi yang mampu meresap ke alam bawah sadar penonton.
Selain horor, Nolan juga menyatakan keinginannya untuk kembali bekerja sama dengan Christian Bale, aktor yang membintangi Batman Begins, The Dark Knight, The Dark Knight Rises, dan The Prestige. Nolan menyebut Bale sebagai "salah satu aktor terhebat di generasinya" dan mengaku senang dengan rencana perilisan ulang The Prestige, yang menurutnya merupakan salah satu penampilan terbaik Bale yang kurang dihargai. "Saya sangat bersemangat untuk memperkenalkannya kepada penonton baru," kata Nolan.
Sementara itu, Tom Holland, yang memerankan salah satu karakter dalam The Odyssey, mengaku menerima tawaran tersebut tanpa ragu. Aktor 30 tahun itu menyebut panggilan dari Nolan sebagai "panggilan seumur hidup" yang mengingatkannya pada saat ia mendapat peran Spider-Man sepuluh tahun lalu. "Ketika kesempatan itu datang, itu adalah panggilan seumur hidup. Ini mengingatkan saya pada panggilan tentang Spider-Man 10 tahun lalu. Ini hal yang luar biasa bagi saya. Saya sangat bangga dan sangat bersemangat," ujar Holland dalam wawancara dengan Good Morning America.
Holland, yang menikahi Zendayaโjuga bintang The Odysseyโawal tahun ini, bergabung dengan jajaran pemain yang sudah diumumkan sebelumnya. Meski demikian, ia mengaku tidak banyak tahu tentang detail cerita. "Yang bisa saya katakan adalah saya sangat bersemangat. Dan jelas merasa terhormat, tapi itu saja yang bisa saya katakan karena, sejujurnya, hanya itu yang saya tahu," candanya.
Bagi penonton Indonesia, minat Nolan terhadap horor bisa menjadi angin segar di tengah dominasi film horor lokal yang sering mengandalkan mitos dan kearifan lokal. Pendekatan Nolan yang berbasis konsep dan narasi bisa membuka perspektif baru tentang bagaimana horor dapat dieksekusi secara cerdas tanpa kehilangan daya seramnya. Apakah Nolan akan menghadirkan horor psikologis ala The Shining atau horor supernatural seperti The Exorcist? Publik tentu menanti gebrakan berikutnya dari sutradara yang tak pernah berhenti bereksperimen ini.



