Duka Hollywood: Aktris Tuli Godzilla Kaylee Hottle Tewas dalam Kecelakaan Mobil
Baca dalam 60 detik
- Kaylee Hottle, pemeran Jia dalam film Godzilla vs Kong dan sekuelnya, meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Maryland, AS, pada usia 18 tahun.
- Kecelakaan terjadi dini hari akibat kecepatan berlebih; orang tua Hottle memaafkan pengemudi dan menyampaikan pesan duka melalui bahasa isyarat.
- Kepergian Hottle menyisakan duka mendalam di industri film, dengan rekan-rekan seperti Millie Bobby Brown dan Marlee Matlin memberikan penghormatan.

Kaylee Hottle, aktris tunarungu yang dikenal luas lewat perannya sebagai Jia dalam waralaba Godzilla vs Kong dan Godzilla x Kong: The New Empire, meninggal dunia dalam kecelakaan mobil di Maryland, Amerika Serikat, Selasa (21/7) dini hari waktu setempat. Remaja berusia 18 tahun itu menjadi sorotan bukan hanya karena bakat aktingnya, tetapi juga karena ia menjadi representasi penting bagi komunitas tuli di industri hiburan global.
Menurut Kantor Sheriff Frederick County, mobil yang ditumpangi Hottle bersama dua orang lainnya keluar dari jalur dan menabrak gorong-gorong di Ijamsville sebelum pukul 03.00. Pengemudi berusia 19 tahun mengalami luka ringan dan dirawat di rumah sakit setempat, sementara penumpang lainnya menolak perawatan medis. Kecepatan berlebih diduga menjadi penyebab utama kecelakaan yang masih dalam penyelidikan.
Hottle, yang lahir dari keluarga tunarungu dan menggunakan Bahasa Isyarat Amerika (ASL) sebagai bahasa ibu, meninggalkan jejak mendalam di hati para penggemar dan rekan sesama artis. Ayahnya, Joshua Hottle, dalam pernyataan video yang diunggah di media sosial, mengaku telah memaafkan pengemudi. “Jangan biarkan kejadian ini menghancurkan sisa hidupmu,” ujarnya dalam ASL. Sang ibu, Ketsi Hottle, menambahkan, “Aku masih merasa Kaylee bersama kami.”
Kepergian Hottle memicu gelombang duka dari kalangan selebritas. Millie Bobby Brown, lawan mainnya di Godzilla vs Kong, menulis di Instagram, “Aku sangat hancur mendengar ini. Kamu akan sangat dirindukan, Kaylee.” Alexander Skarsgård, yang belajar ASL untuk berkomunikasi dengannya, memuji profesionalisme Hottle di lokasi syuting. Sementara itu, aktris tunarungu peraih Oscar Marlee Matlin menyebut Hottle sebagai “keindahan dan bakat yang akan dikenang selamanya.”
Dalam wawancara dengan Associated Press pada 2024, Hottle mengaku tidak pernah menonton film monster sebelum terlibat dalam proyek Godzilla. Sang ayah membantunya memahami genre tersebut. Ia juga sempat khawatir apakah bisa kembali ke “kehidupan normal” setelah terkenal, namun ternyata pengakuan di sekolah tidak separah yang dibayangkannya. Hottle juga tercatat akan membintangi film What Doesn’t Kill Us.
Kematian Hottle menjadi pengingat akan kerapuhan hidup dan pentingnya keselamatan berkendara. Di Indonesia, kecelakaan akibat kecepatan berlebih masih menjadi salah satu penyebab utama kematian remaja. Kisah Hottle, yang mampu menembus batasan fisik dan meraih mimpi di industri film, meninggalkan warisan inspiratif bagi komunitas tuli dan generasi muda pada umumnya. Pertanyaan yang tersisa: bagaimana industri hiburan ke depan bisa lebih inklusif bagi penyandang disabilitas, dan apakah kita sudah cukup menghargai talenta seperti Hottle saat mereka masih bersama kita?



