Kemenangan Pahit Evenepoel di Tour de France: Rekan Setim Tersingkir karena Kecelakaan
Baca dalam 60 detik
- Remco Evenepoel memenangi etape 16 Tour de France, tetapi kemenangannya ternoda oleh cedera rekan setim Florian Lipowitz yang membuatnya harus keluar dari balapan.
- Lipowitz, yang berada di peringkat kelima klasemen umum, mengalami patah tulang selangka kanan setelah terjatuh di tikungan tajam enam kilometer sebelum finis.
- Kecelakaan ini mengubah dinamika tim Red Bull-Bora-hansgrohe, yang kehilangan salah satu andalan mereka di sisa balapan.

Remco Evenepoel menorehkan kemenangan keduanya secara beruntun di Tour de France setelah memenangi etape 16 yang berupa uji waktu individu, Selasa (21/7). Namun, euforia itu harus dibayar mahal oleh tim Red Bull-Bora-hansgrohe setelah rekan setimnya, Florian Lipowitz, mengalami kecelakaan dan harus mengakhiri partisipasinya di ajang balap sepeda paling bergengsi di dunia itu.
"Ini seperti pil pahit yang harus ditelan," ujar Evenepoel seusai etape. Pebalap asal Belgia itu mengaku sulit merayakan kemenangan karena mengetahui Lipowitz yang berada di peringkat kelima klasemen umum harus tersingkir akibat cedera. Lipowitz terjatuh di tikungan kanan saat balapan menyisakan lebih dari enam kilometer.
Kemenangan Evenepoel sekaligus memperkuat posisinya di peringkat kedua klasemen umum, tertinggal 4 menit 32 detik dari pemegang jersey kuning, Tadej Pogacar asal Slovenia. Pebalap berusia 25 tahun itu juga unggul 2 menit 19 detik atas Isaac del Toro dari Meksiko yang berada di posisi ketiga. Meski tampil dominan, Evenepoel menepis anggapan bahwa ia bisa mengancam Pogacar. "Jujur, tidak. Saya hanya fokus pada posisi saya sendiri. Tadej sedang dalam perjalanan menuju kemenangan kelimanya di Tour de France. Sungguh luar biasa bisa berada sedikit di dekatnya," katanya.
Kecelakaan yang menimpa Lipowitz menjadi pukulan telak bagi tim Red Bull-Bora-hansgrohe. Direktur olahraga tim, Patxi Vila, mengungkapkan perasaan campur aduk. "Di satu sisi kami senang karena menang, di sisi lain sedih karena Florian mengalami kecelakaan. Ia sedang dalam perjalanan ke rumah sakit. Saya berharap ia bisa segera pulih," ujar Vila. Evenepoel, yang sebelumnya berbagi peran sebagai pemimpin tim dengan Lipowitz, menyatakan kehilangan besar. "Ia akan sangat dirindukan di tim. Sungguh disayangkan karena ia tampil sangat baik di Tour de France ini. Ini momen yang lebih menyedihkan," tambahnya.
Bagi penggemar balap sepeda di Indonesia, Tour de France selalu menjadi tontonan yang dinantikan. Meski belum ada pebalap Indonesia yang berpartisipasi, ajang ini menginspirasi banyak pesepeda Tanah Air. Kecelakaan seperti yang dialami Lipowitz mengingatkan akan risiko tinggi dalam olahraga ini, sekaligus menunjukkan pentingnya kerja sama tim dalam menghadapi situasi sulit. Tim Red Bull-Bora-hansgrohe kini harus merombak strategi untuk sisa etape tanpa Lipowitz, yang sebelumnya menjadi andalan di klasemen umum.
Ke depan, Evenepoel akan tetap fokus mempertahankan posisi keduanya, sementara Pogacar semakin kokoh di puncak. Pertanyaan yang muncul: mampukah Evenepoel menjaga konsistensi dan mungkin menekan Pogacar di etape pegunungan yang akan datang? Ataukah kecelakaan Lipowitz akan mengganggu konsentrasi tim secara keseluruhan? Hanya waktu yang akan menjawab.



