Aston Martin Bawa Mobil Baru, Stroll Langsung Alami Kegagalan Suspensi di Latihan Pertama GP Hungaria
Baca dalam 60 detik
- Lance Stroll mengalami pecah suspensi belakang pada mobil Aston Martin yang baru diperkenalkan di GP Hungaria, memaksa sesi latihan pertama dihentikan sementara.
- Charles Leclerc menjadi yang tercepat di sesi tersebut, unggul 0,484 detik dari Max Verstappen, sementara Fernando Alonso mencatat waktu tercepat ke-13.
- Aston Martin mengklaim peningkatan performa signifikan setelah sebelumnya tertinggal sekitar empat detik dari pemimpin balapan.

Langkah besar Aston Martin untuk memperkenalkan mobil hampir baru di Grand Prix Hungaria langsung diuji dengan insiden mengejutkan: Lance Stroll kehilangan kendali akibat kegagalan suspensi belakang kiri saat melintasi Tikungan Tiga, hanya menyisakan 20 menit sesi latihan pertama.
Tim asal Inggris itu membawa paket upgrade besar pertamanya musim ini, dengan suspensi belakang menjadi salah satu dari sekian banyak komponen yang didesain ulang. Namun, keandalan langsung menjadi tanda tanya setelah Stroll harus keluar lintasan dan menyebabkan bendera merah dikibarkan.
Meski demikian, rekan setim Stroll, Fernando Alonso, yang baru akan merayakan ulang tahun ke-45 pada 29 Juli, langsung dikirim ke trek begitu sesi dilanjutkan. Pebalap veteran Spanyol itu mencatat waktu tercepat ke-13, tertinggal 2,475 detik dari pemuncak sesi, Charles Leclerc. Meski masih jauh dari posisi impian, capaian itu dianggap angin segar bagi Aston Martin yang dalam beberapa balapan terakhir kerap tertinggal hingga empat detik dari pemimpin.
Leclerc, yang finis pertama dan kedua dalam dua Grand Prix terakhir di Silverstone dan Spa-Francorchamps, tampil dominan dengan catatan waktu 0,484 detik di depan Max Verstappen (Red Bull). Lewis Hamilton (Ferrari) menempati posisi ketiga, diikuti Isack Hadjar (Red Bull) di posisi keempat. Sesi Leclerc sendiri berakhir lebih awal setelah mobilnya mengalami masalah teknis dan berhenti di jalur pit sebelum mencapai garasi Ferrari.
George Russell (Mercedes) hanya mampu menjadi kelima, diikuti Gabriel Bortoleto (Audi). Pebalap cadangan Mercedes, Frederik Vesti, yang menggantikan pemimpin klasemen Kimi Antonelli, finis ketujuh. Nico Hulkenberg (Audi) serta duo Racing Bulls, Arvid Lindblad dan Liam Lawson, melengkapi posisi sepuluh besar.
Bagi penggemar Formula 1 di Indonesia, perkembangan Aston Martin patut dicermati. Tim yang berbasis di Silverstone itu memiliki basis penggemar yang cukup besar di Tanah Air, terutama sejak kedatangan Alonso. Jika upgrade ini benar-benar membawa Aston Martin mendekati barisan depan, persaingan di paruh kedua musim bisa semakin menarik. Namun, kegagalan suspensi pada mobil baru menjadi peringatan bahwa keandalan masih menjadi pekerjaan rumah besar.
Pertanyaan kini mengemuka: akankah Alonso, yang kontraknya akan habis akhir musim, bertahan jika Aston Martin belum mampu bersaing secara konsisten? Atau justru upgrade ini menjadi bukti bahwa tim sedang bergerak ke arah yang benar? Jawabannya mungkin akan mulai terlihat pada sesi kualifikasi dan balapan akhir pekan ini.



