Kepergian Faishal Ibrahim Tinggalkan Duka di Komunitas Muslim Singapura, Zaqy Mohamad Ambil Alih
Baca dalam 60 detik
- Faishal Ibrahim mundur dari jabatan Menteri Urusan Muslim dan politik setelah interaksinya dengan seorang perempuan dinilai melanggar standar etika.
- Zaqy Mohamad, yang ditunjuk sebagai pengganti, mengakui kekecewaan komunitas dan berjanji melanjutkan program pemberdayaan.
- Transisi ini terjadi di tengah dorongan untuk memperkuat ketahanan ekonomi dan sosial komunitas Melayu-Muslim Singapura.

Pengunduran diri Faishal Ibrahim dari jabatan Menteri Urusan Muslim dan kursi parlemen pada Senin (20/7) memicu gelombang kekecewaan di kalangan komunitas Muslim Singapura. Penggantinya, Zaqy Mohamad, secara terbuka mengakui rasa kehilangan yang mendalam di tengah masyarakat.
Faishal Ibrahim, yang telah menjadi anggota parlemen sejak 2006, memutuskan mundur setelah interaksinya dengan seorang perempuan dinilai โtidak memenuhi standarโ yang diharapkan dari seorang pejabat publik. Ia juga melepaskan keanggotaannya di Partai Aksi Rakyat (PAP). Langkah ini mengejutkan banyak pihak, mengingat kontribusinya yang signifikan dalam pengembangan komunitas Muslim selama hampir dua dekade.
Zaqy Mohamad, yang kini menjabat sebagai Menteri Urusan Muslim sementara, menyatakan kesedihannya atas kepergian rekannya yang telah bekerja sama dengannya selama 20 tahun. โSaya turut berduka, tetapi saya meyakinkan komunitas bahwa saya akan terus mendengar dan memahami kebutuhan mereka,โ ujarnya kepada wartawan. Ia menekankan komitmennya untuk bekerja sama dengan relawan dan mitra komunitas dalam menjalankan program-program yang sudah dirintis.
Dalam unggahan Facebook, Zaqy menyoroti dedikasi Faishal dalam inisiatif seperti MENDAKI 2030 dan TUNAS, yang berfokus pada pengembangan pendidikan dan kepemudaan. โSaya menyaksikan sendiri pengabdiannya, hubungan yang ia bina, dan kepercayaan yang ia raih. Kontribusinya tidak akan terlupakan,โ tulisnya. Ia juga berjanji menjalankan peran barunya dengan rendah hati dan penuh tanggung jawab.
Menteri Pembangunan Sosial dan Keluarga, Masagos Zulkifli, yang sebelumnya menjabat Menteri Urusan Muslim hingga 2025, mengakui kontribusi Faishal dalam memperkuat keluarga, menekan angka residivisme, dan memberdayakan pemuda. โIni adalah momen sulit bagi Faishal, keluarganya, dan komunitas yang telah ia abdikan,โ ujarnya. Ia meminta warga Singapura untuk menghormati privasi Faishal dan keluarganya.
Organisasi nirlaba AMP Singapore, yang bekerja sama dengan Faishal dalam inisiatif M3+ dan program rehabilitasi bagi pelaku narkoba Muslim, menyatakan apresiasi atas dukungannya. Ketua AMP, Fathurrahman Dawoed, menekankan pentingnya tetap fokus pada prioritas komunitas. โKami berharap dapat terus bekerja sama dengan Zaqy untuk memperkuat ketahanan dan kesejahteraan ekonomi komunitas Melayu-Muslim,โ katanya.
Presiden Asosiasi Wanita Muslim Singapura (PPIS), Profesor Madya Razwana Begum Abdul Rahim, juga menyampaikan terima kasih atas keterlibatan Faishal dalam memperkuat kolaborasi antarorganisasi Melayu-Muslim melalui M3+. PPIS berharap dapat melanjutkan kerja sama dengan Zaqy untuk kepentingan perempuan, anak-anak, dan keluarga.
Bagi Indonesia, dinamika politik di Singapura ini relevan mengingat kedekatan geografis dan hubungan bilateral yang erat. Komunitas Muslim di Indonesia dapat mengambil pelajaran tentang pentingnya akuntabilitas pemimpin dan transisi kepemimpinan yang terukur. Ke depan, Zaqy dihadapkan pada tantangan untuk mempertahankan kepercayaan komunitas dan melanjutkan program-program yang telah berjalan. Akankah ia mampu mengisi kekosongan yang ditinggalkan Faishal?



