Evenepoel Menang di Stage 15, Vingegaard Mundur Usai Kecelakaan
Baca dalam 60 detik
- Remco Evenepoel memenangi stage 15 Tour de France setelah Jonas Vingegaard mundur karena patah tulang selangka.
- Kecelakaan terjadi 20 km dari finis, melibatkan empat pembalap, dan Vingegaard harus menjalani operasi.
- Tanpa Vingegaard, persaingan klasemen meredup; Pogacar unggul lima menit atas Evenepoel.

Remco Evenepoel, pembalap Belgia, merebut kemenangan stage 15 Tour de France pada Minggu (19/7/2026) setelah Jonas Vingegaard, juara bertahan dua kali, terpaksa mundur akibat patah tulang selangka dalam kecelakaan di kilometer akhir. Insiden ini mengubah peta persaingan di balapan paling bergengsi dunia tersebut.
Kecelakaan terjadi sekitar 20 km sebelum garis finis di Plateau de Solaison. Vingegaard, yang menempati posisi kedua klasemen, kehilangan kendali saat roda depannya menyentuh trotoar di tikungan sempit. Ia jatuh bersama tiga pembalap lain: rekan setimnya Sepp Kuss, serta Isaac del Toro dan Brandon McNulty dari UAE Team Emirates-XRG. Vingegaard tampak kesakitan dan langsung dilarikan ke ambulans.
Tim Visma-Lease a Bike mengonfirmasi bahwa pembalap asal Denmark berusia 29 tahun itu mengalami fraktur klavikula dan beberapa luka lecet. โKarena tingkat keparahan patah tulang, intervensi bedah direkomendasikan dan akan dilakukan dalam beberapa hari ke depan,โ demikian pernyataan tim.
Meski tiga pembalap lain mampu melanjutkan balapan, Del Toro terlihat kesulitan di tanjakan akhir saat berusaha mengikuti laju Pogacar dan Evenepoel. Evenepoel, yang sebelumnya berada di peringkat ketiga, memanfaatkan momentum dengan menyalip Pogacar di meter-meter akhir untuk meraih kemenangan stage pertamanya tahun ini. Del Toro finis ketiga beberapa detik kemudian.
Pogacar, yang sudah empat kali memenangi Tour de France, menyayangkan kehilangan Vingegaard. Ia mengungkapkan bahwa faktor kelelahan akibat tes doping dini hari mungkin berkontribusi pada kecelakaan tersebut. โKami adalah pesaing, tapi juga semacam teman. Saya sangat sedih melihat Jonas jatuh dan keluar dari balapan. Tanpa dia, Tour tidak akan sama. Saya berharap dia pulih dengan baik,โ ujar Pogacar.
Evenepoel juga mengaku prihatin. โSesuatu yang tidak pernah Anda inginkan terjadi pada siapa pun,โ katanya tentang kecelakaan tersebut.
Bagi penggemar balap sepeda di Indonesia, kehilangan Vingegaard mengurangi daya tarik persaingan puncak. Meski Pogacar masih kokoh di puncak, absennya rival terkuat membuat sisa balapan berpotensi kehilangan ketegangan. Setelah hari istirahat Senin, Tour de France akan melanjutkan stage 16 berupa time trial individu sepanjang 26 km dari Evian-les-Bains pada Selasa. Mampukah Evenepoel memangkas jarak atau Pogacar semakin menjauh? Pertanyaan ini akan terjawab dalam pekan terakhir.



