Liverpool Incar Kemenangan Perdana, Andoni Iraola: Spekulasi Pasar Telah Usai
Baca dalam 60 detik
- Manajer Liverpool, Andoni Iraola, menegaskan fokus timnya kini sepenuhnya pada hasil pertandingan setelah jendela transfer ditutup.
- Rekrutan baru asal Prancis, Bradley Barcola, belum memiliki menit bermain di pramusim sehingga integrasinya ke skuad utama akan dipertimbangkan secara hati-hati.
- Kepastian masa depan Cody Gakpo dianggap sebagai nilai tambah, sementara beberapa pemain masih harus menepi karena cedera.

LIVERPOOL โ Tekanan mulai terasa di kubu Liverpool. Setelah dua laga awal Premier League hanya berakhir imbang, manajer Andoni Iraola menegaskan timnya wajib meraih tiga poin penuh saat menjamu Ipswich Town, Jumat (4/9) malam WIB. Penutupan bursa transfer disebut menjadi momentum untuk memusatkan seluruh energi pada performa di lapangan.
Liverpool memulai musim dengan hasil 2-2 di markas Newcastle United, lalu ditahan imbang dengan skor identik oleh Nottingham Forest di Anfield. Dua hasil tersebut membuat The Reds tertahan di papan tengah klasemen, jauh dari ekspektasi publik yang menuntut start sempurna. Iraola tak menampik rasa frustrasi yang menyelimuti ruang ganti, tetapi ia menilai situasi ini masih bisa diperbaiki.
"Kami butuh kemenangan. Ini baru dua pertandingan, tapi saya ingin menang," ujar pelatih asal Spanyol itu dalam konferensi pers, Kamis (3/9). "Pasar transfer sudah tutup, kami tahu siapa kami. Saya yakin kami punya banyak talenta. Kini saatnya menunjukkan kemampuan dan mulai bekerja sejak besok."
Pernyataan tersebut muncul setelah Liverpool mengamankan tanda tangan Bradley Barcola dari Paris Saint-Germain pada pekan ini. Winger asal Prancis itu diharapkan menambah daya gedor lini serang, terutama dengan kemampuan bermain di kedua sisi sayap. Namun, Iraola mengingatkan bahwa Barcola belum menjalani pramusim penuh bersama klub barunya, sehingga adaptasi fisik dan taktik menjadi pertimbangan utama.
"Saya melihat dia dalam kondisi baik. Dia sudah berlatih bersama kami. Memang benar dia belum punya menit bermain di pramusim," kata Iraola. "Ini keputusan yang harus kami ambil."
Selain Barcola, kejelasan masa depan Cody Gakpo juga menjadi angin segar. Spekulasi hengkang yang mengiringi pemain asal Belanda itu selama bursa transfer akhirnya mereda. Iraola mengapresiasi sikap profesional Gakpo yang tetap tenang dan terus berkomunikasi dengan pelatih. "Saya senang bisa mempertahankan Cody karena dia pemain berharga," tegasnya.
Di sisi lain, manajer asal Spanyol itu juga mengungkapkan kepuasannya terhadap kebijakan transfer klub. Liverpool disebut menolak sejumlah opsi pembelian yang dinilai tidak sesuai dengan kriteria olahraga maupun finansial. "Ada beberapa opsi yang kami putuskan untuk tidak diambil karena alasan berbeda, terkadang olahraga atau ekonomi, kesepakatannya tidak masuk akal di pasar. Tapi sekarang saya bahagia," jelas Iraola.
Kabar cedera turut mewarnai persiapan Liverpool. Bek Joe Gomez diproyeksikan kembali berlatih pada pekan depan, sementara Giovanni Leoni berpeluang bergabung kembali setelah jeda internasional. Namun, Conor Bradley dan Hugo Ekitike harus menjalani perawatan lebih panjang. Situasi ini memaksa Iraola untuk lebih kreatif dalam merotasi pemain, terutama di sektor pertahanan dan lini depan.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, laga Liverpool melawan Ipswich menjadi ujian awal konsistensi tim unggulan. Dengan persaingan Premier League yang semakin ketat, setiap poin sangat berharga. Pertanyaan besarnya: mampukah Liverpool segera bangkit dan menunjukkan tajinya sebagai kandidat juara, atau justru terperosok dalam tren negatif? Jawabannya akan mulai terlihat akhir pekan ini.



