Mbappe Rebut Mahkota Pencetak Gol Terbanyak Sepanjang Sejarah Piala Dunia
Baca dalam 60 detik
- Kylian Mbappe mencetak dua gol melawan Inggris di perebutan tempat ketiga, menggenapkan koleksinya menjadi 22 gol dan memecahkan rekor Lionel Messi.
- Pemain berusia 27 tahun itu memuncaki daftar pencetak gol sepanjang masa Piala Dunia, meninggalkan Messi yang kemungkinan akan pensiun dari turnamen setelah final.
- Dengan usia yang masih muda, Mbappe berpotensi menambah pundi-pundi golnya di Piala Dunia mendatang, mengukuhkan statusnya sebagai legenda hidup.

Kylian Mbappe resmi mencatatkan namanya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia. Penyerang timnas Prancis itu mengoleksi 22 gol setelah mencetak dua gol ke gawang Inggris dalam laga perebutan tempat ketiga yang berakhir dengan kekalahan 6-4, Sabtu (18/7) waktu setempat.
Pemain berusia 27 tahun itu melewati rekor Lionel Messi yang mengoleksi 21 gol. Messi sendiri dijadwalkan tampil pada final melawan Spanyol, yang hampir pasti menjadi laga terakhirnya di Piala Dunia. Sementara itu, Mbappe masih berpeluang tampil di setidaknya satu edisi lagi.
Mbappe menyelesaikan kampanye Piala Dunia ketiganya dengan 10 gol, memuncaki daftar pencetak gol terbanyak atau Sepatu Emas, unggul dua gol dari Messi. Dalam 22 penampilan di tiga edisi, ia mencetak empat gol pada 2018 dan delapan gol pada 2022, saat Prancis mencapai final di kedua edisi tersebut—mengalahkan Kroasia pada 2018 dan kalah dari Argentina pada 2022.
"Messi pasti akan mencetak gol (pada final). Saya hanya berusaha membantu tim menang. Ketika Anda mencetak banyak gol di Piala Dunia, itu menempatkan Anda di kategori tertentu," ujar Mbappe seusai pertandingan. Ia menambahkan, "Saya lebih memilih tidak menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa dan tetap bermain di laga besok. Ini bagus untuk warisan, tapi saat ini bukan hal pertama yang ada di pikiran saya."
Pencapaian Mbappe menjadi sorotan tidak hanya di Eropa, tetapi juga di Indonesia, di mana sepak bola memiliki basis penggemar yang besar. Rekor ini mengingatkan pada era keemasan striker-striker dunia seperti Miroslav Klose (16 gol) dan Ronaldo Nazário (15 gol). Bagi pengamat sepak bola Tanah Air, capaian Mbappe menegaskan dominasi generasi baru dalam sepak bola global, sekaligus menjadi inspirasi bagi pesepak bola muda Indonesia untuk bermimpi lebih besar.
Dengan usia yang masih relatif muda, Mbappe berpotensi menambah rekor golnya di Piala Dunia 2030. Pertanyaannya, mampukah ia mempertahankan performa dan menghindari cedera untuk terus bersaing di level tertinggi? Atau akankah muncul penantang baru yang mampu menyaingi ketajamannya?



