Littler Tampil Ganas di Laga Perdana, Pertahankan Gelar World Matchplay
Baca dalam 60 detik
- Luke Littler mengalahkan Niko Springer 10-6 pada babak pertama World Matchplay Darts di Blackpool.
- Pemain nomor satu dunia itu mencatat rata-rata 109,53 dan tujuh kali 180, menunjukkan performa juara bertahan.
- Kemenangan ini memperkuat dominasi Littler di pentas darts profesional, setelah memenangi tiga gelar mayor pada 2026.

Luke Littler memulai langkah pertahanan gelar World Matchplay Darts dengan kemenangan meyakinkan 10-6 atas Niko Springer di Winter Gardens, Blackpool, Kamis (17/7) dini hari WIB. Remaja 19 tahun itu harus bekerja keras setelah tertinggal 3-2 pada jeda pertama, namun mampu bangkit dan menunjukkan kelasnya sebagai unggulan teratas.
Pertandingan berjalan ketat ketika Springer menyamakan kedudukan menjadi 5-5. Namun, Littler kemudian memenangi lima dari enam leg berikutnya untuk memastikan kemenangan. Ia mencatat tujuh kali 180 dan rata-rata 109,53, sebuah angka yang menjadi peringatan bagi lawan-lawannya di turnamen ini.
"Rasanya sangat baik. Lima leg pertama biasa saja, tetapi setelah jeda saya merasa benar-benar nyaman," ujar Littler usai pertandingan. "Agak mengganggu tidak unggul saat jeda kedua, tetapi Niko bermain bagus. Saya menemukan gigi tambahan dan menyelesaikan pertandingan."
Kemenangan ini menegaskan dominasi Littler di dunia darts. Tahun lalu ia menjuarai turnamen yang sama, dan pada 2026 ia telah memenangi tiga gelar mayor pertama musim ini. Posisinya sebagai pemain nomor satu dunia pun semakin kokoh.
Di luar lapangan, Littler juga mencuri perhatian dengan karismanya. Saat seorang penonton menunjukkan papan bertuliskan "Jadilah manajer Inggris berikutnya", ia spontan menjawab, "Saya akan menjadi manajer Inggris berikutnya." Candaan itu merujuk pada kekalahan timnas Inggris dari Argentina di Piala Dunia 2026, yang membuat posisi Thomas Tuchel terancam.
Hasil babak pertama lainnya juga menyajikan drama. Stephen Bunting, unggulan kesembilan asal Inggris, nyaris tersingkir sebelum menang 13-12 atas Niels Zonneveld setelah menyelamatkan tiga match-darts. Josh Rock (unggulan kedelapan) mengalahkan Luke Woodhouse 10-4, sementara Nathan Aspinall (unggulan ke-16) menang 10-5 atas Joe Cullen.
Bagi penggemar darts di Indonesia, performa Littler menjadi tontonan menarik. Meski darts belum sepopuler bulu tangkis atau sepak bola, turnamen seperti World Matchplay mulai mendapat perhatian berkat siaran langsung di platform digital. Kehadiran bintang muda seperti Littler diharapkan bisa meningkatkan minat masyarakat Indonesia terhadap olahraga presisi ini.
Dengan kemenangan ini, Littler melaju ke babak kedua dan akan menghadapi pemenang pertandingan antara James Wade dan Martin Schindler. Bisakah ia mempertahankan gelar dan memperpanjang dominasinya? Atau akankah ada kejutan dari pemain lain? Turnamen masih panjang, dan persaingan dipastikan semakin sengit.



