Tottenham Tolak Semua Tawaran Pinjaman untuk Bek Muda Brasil, Souza Diproyeksikan Jadi Andalan Musim Depan
Baca dalam 60 detik
- Tottenham memblokir seluruh pendekatan peminjaman untuk bek kiri Souza, menegaskan pemain 20 tahun itu masuk dalam rencana utama Roberto De Zerbi.
- Keputusan ini kontras dengan situasi Cristian Romero yang akan dijual, sementara Micky van de Ven dianggap tak tersentuh.
- Souza juga masuk radar timnas Brasil sebagai kandidat jangka panjang di pos bek kiri, meski menit bermainnya di Spurs masih minim.

Tottenham Hotspur memutuskan untuk menolak seluruh tawaran peminjaman yang masuk untuk bek muda Brasil, Souza, dan akan menyampaikan langsung kepada pemain berusia 20 tahun itu bahwa ia menjadi bagian integral dari skuad Roberto De Zerbi musim depan. Langkah ini diambil di tengah gelombang besar pemain yang hengkang dari London Utara pada bursa transfer musim panas ini.
Klub asal London itu telah melepas sejumlah pemain, termasuk Luka Vušković ke Brighton dengan nilai transfer lebih dari £50 juta, serta menjual Radu Drăgușin, Alejo Veliz, dan Alfie Devine. Namun, kepergian terbesar dipastikan datang dari kapten tim, Cristian Romero. Jurnalis transfer kenamaan Fabrizio Romano mengonfirmasi bahwa bek Argentina itu akan meninggalkan Tottenham musim panas ini, dengan Inter Milan dan Barcelona menunjukkan minat serius. Nilai transfer yang berkisar antara £40-50 juta masih menjadi ganjalan, karena Spurs enggan melepas kaptennya dengan harga murah.
Berbeda dengan Romero, situasi Micky van de Ven justru sebaliknya. Meski dikaitkan dengan Liverpool dan Barcelona selama berbulan-bulan, Tottenham menegaskan bahwa bek Belanda itu "tak tersentuh" dan menjadi bagian dari rencana jangka panjang De Zerbi. Sementara itu, Djed Spence juga santer dikabarkan akan pergi, dengan Inter menjadi tujuan paling mungkin seiring perkembangan negosiasi biaya transfer.
Keputusan untuk mempertahankan Souza menunjukkan bahwa Tottenham sangat selektif dalam menentukan pemain yang akan dilepas. Klub telah menolak beberapa pendekatan peminjaman dari klub Premier League lainnya dan kini akan menggelar pembicaraan langsung dengan pemain muda tersebut. Souza, yang bergabung dari Santos dengan biaya sekitar €15 juta dan menandatangani kontrak lima tahun, melakukan debut seniornya melawan Manchester United pada Februari lalu, menjadikannya pemain Brasil termuda dalam sejarah klub.
Kemampuan Souza bermain di empat bek maupun sebagai wing-back dalam formasi lima bek dianggap sebagai nilai tambah besar bagi opsi taktik De Zerbi. Dengan Djed Spence diperkirakan hengkang, Souza akan bersaing dengan Andy Robertson yang lebih berpengalaman untuk mengisi pos bek kiri utama. Sementara itu, Destiny Udogie tidak lagi dianggap sebagai opsi andalan karena masalah cedera dan bisa saja dijual.
Menariknya, Souza juga mulai dilirik oleh timnas Brasil sebagai calon jangka panjang di pos bek kiri. Federasi Sepak Bola Brasil dikabarkan memantau perkembangannya sebagai bagian dari perencanaan pelatih Carlo Ancelotti untuk siklus Piala Dunia mendatang. Dengan Douglas Santos yang akan berusia 36 tahun pada 2030, staf kepelatihan Brasil mulai mencari alternatif yang lebih muda, dan profil Souza menonjol cukup untuk masuk dalam daftar pendek—meski ia hanya bermain beberapa menit sejak pindah ke Tottenham pada Januari lalu.
Keputusan Tottenham mempertahankan Souza di tengah hiruk-pikuk bursa transfer menunjukkan keyakinan klub terhadap potensi besarnya. Pertanyaannya, mampukah Souza memanfaatkan kepercayaan ini dan merebut tempat reguler di tim utama, ataukah ia akan kembali menjadi pemain pelapis yang jarang dimainkan?



