Cedera Punggung Saliba Mengkhawatirkan: Opsi Operasi Jadi Ancaman bagi Arsenal
Baca dalam 60 detik
- William Saliba akan menjalani asesmen cedera punggung setelah kembali dari Piala Dunia, dengan operasi sebagai salah satu opsi yang dipertimbangkan Arsenal.
- Bek Prancis itu sudah menahan rasa sakit selama berbulan-bulan, termasuk saat membantu Arsenal meraih gelar Premier League dan melaju ke final Liga Champions.
- Jika harus operasi, Arsenal berpotensi kehilangan pemain kunci untuk waktu lama, mengancam rencana mereka di musim depan.

Arsenal harus bersiap menghadapi skenario terburuk terkait cedera punggung William Saliba. Bek tengah andalan asal Prancis itu akan menjalani evaluasi medis menyeluruh begitu kembali dari tugasnya di Piala Dunia, dengan opsi operasi masuk dalam daftar pertimbangan.
Masalah punggung yang sudah membebani Saliba selama beberapa pekan terakhir kian parah saat ia membela timnas Prancis. Dalam laga semifinal melawan Spanyol, ia hanya mampu bertahan 30 menit sebelum ditarik keluar karena cedera. Situasi ini memaksa Arsenal untuk segera mengambil keputusan: apakah cukup dengan perawatan konservatif, atau harus ditempuh jalur operasi yang berisiko membuatnya absen panjang.
Saliba sendiri mengakui bahwa ia sudah berjuang melawan rasa sakit sejak beberapa bulan lalu. โSaya gigit gigi karena ada Liga Champions dan Premier League,โ ujarnya. โPiala Dunia hanya datang setiap empat tahun sekali, jadi saya harus tahan.โ Pengorbanan itu kini harus dibayar mahal, karena cedera yang dipaksakan justru berpotensi mengganggu kariernya di level klub.
Bagi Arsenal, kehilangan Saliba dalam waktu lama akan menjadi pukulan telak. Pemain berusia 25 tahun itu adalah salah satu bek terbaik di Premier League, dengan kemampuan membaca permainan dan duel udara yang superior. Tanpa dirinya, lini belakang The Gunners akan kehilangan keseimbangan, terutama jika mereka ingin mempertahankan gelar liga dan bersaing di Eropa.
Konteks ini juga relevan bagi penggemar sepak bola Indonesia, yang banyak mengikuti perkembangan Arsenal. Banyak suporter Tanah Air yang berharap Saliba bisa tampil penuh musim depan, namun cedera ini bisa mengubah peta kekuatan tim. Jika operasi menjadi pilihan, Arsenal mungkin harus bergerak cepat di bursa transfer untuk mencari pengganti sementara, atau memberi kesempatan pada pemain muda seperti Jakub Kiwior.
Pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Dunia antara Prancis dan Inggris pada Sabtu (22:00 WIB) akan menjadi penampilan terakhir Saliba sebelum kembali ke London. Setelah itu, semua mata tertuju pada hasil asesmen Arsenal. Akankah mereka mengambil risiko operasi demi kesembuhan jangka panjang, atau memilih perawatan non-invasif yang lebih cepat namun berisiko kambuh? Keputusan ini akan menentukan nasib Saliba dan ambisi Arsenal musim depan.



