Fiorentina Gaet Bek Sayap Muda Bournemouth, Alex Jimenez, dengan Opsi Tebus Rp350 Miliar
Baca dalam 60 detik
- Fiorentina resmi meminjam Alex Jimenez dari Bournemouth selama satu musim dengan opsi pembelian permanen.
- Bek kanan berusia 21 tahun itu sempat tersandung kasus investigasi media sosial hingga dicoret dari skuad The Cherries pada Mei lalu.
- Nilai opsi tebus mencapai 20 juta euro, menjadikannya salah satu rekrutan termahal Fiorentina di bursa transfer musim panas ini.

Fiorentina resmi mengumumkan perekrutan bek kanan asal Spanyol, Alex Jimenez, dari Bournemouth dengan skema pinjaman selama satu musim yang disertai opsi pembelian permanen, Kamis (16/7). Langkah ini menjadi sinyal ambisi klub Serie A tersebut untuk memperkuat lini pertahanan jelang musim 2025/2026.
Jimenez, yang baru genap 21 tahun, mencatatkan 32 penampilan di semua kompetisi bersama Bournemouth musim lalu. Namun, kariernya di Premier League sempat terusik ketika pada Mei lalu ia dikeluarkan dari skuad utama akibat investigasi internal terkait unggahan di media sosial yang diduga melanggar aturan klub. Bournemouth tidak memberikan rincian lebih lanjut, sementara sang pemain juga bungkam melalui perwakilannya.
Meski Fiorentina tidak mengungkap detail finansial, media Italia dan Inggris melaporkan bahwa opsi pembelian permanen mencapai 20 juta euro atau setara dengan Rp350 miliar. Angka tersebut tergolong besar untuk pemain yang baru setahun membela Bournemouth secara permanen setelah sebelumnya dipinjam dari AC Milan pada Februari lalu. Jimenez sendiri merupakan produk akademi Real Madrid yang kemudian pindah ke Milan pada 2023 sebelum akhirnya menetap di Inggris.
Bagi Fiorentina, kedatangan Jimenez diharapkan bisa menambah kedalaman skuad di posisi bek kanan yang selama ini dihuni oleh pemain senior seperti Dodรด. Manajer Fiorentina, Raffaele Palladino, kabarnya sudah lama mengincar pemain dengan profil eksplosif seperti Jimenez yang mampu bermain sebagai bek sayap maupun gelandang bertahan. Dengan usia yang masih muda, Jimenez juga dinilai memiliki potensi jual kembali yang tinggi jika performanya moncer di Serie A.
Situasi ini menarik untuk dicermati dari perspektif Indonesia. Meski tidak ada pemain Indonesia yang terlibat langsung, pergerakan bursa transfer pemain muda Eropa kerap menjadi tolok ukur bagi klub-klub Asia, termasuk Liga 1 Indonesia, dalam merekrut pemain asing. Selain itu, nilai transfer yang mencapai Rp350 miliar menunjukkan betapa kompetitifnya pasar pemain muda Eropa, yang bisa menjadi pelajaran bagi klub-klub Indonesia untuk lebih serius dalam pembinaan usia dini.
Ke depan, tantangan terbesar Jimenez adalah membuktikan bahwa masalah disiplin di Bournemouth tidak akan terulang. Jika mampu tampil konsisten di Serie A, bukan tidak mungkin Fiorentina akan menebus opsi permanennya. Pertanyaannya, mampukah Jimenez mengembalikan kepercayaan dan menunjukkan kualitas terbaiknya di bawah tekanan sepak bola Italia yang terkenal taktis?



