Amanda Serrano Siap Pecahkan Rekor KO di Laga Bersejarah Tayang TikTok
Baca dalam 60 detik
- Petinju Puerto Riko Amanda Serrano akan bertarung melawan Lucrecia Manzur pada 21 Agustus di California untuk mempertahankan gelar WBA dan WBO sambil berusaha memecahkan rekor KO terbanyak dalam sejarah tinju wanita.
- Laga ini menjadi pertarungan perebutan gelar dunia wanita pertama yang menggunakan format 12 ronde masing-masing dua menit dan disiarkan langsung di TikTok Live.
- Kesuksesan Serrano membuka peluang bagi petinju Indonesia untuk tampil di panggung global seiring meningkatnya perhatian terhadap tinju wanita.

Amanda Serrano, petinju Puerto Riko yang memegang rekor jumlah kemenangan KO setara dengan legenda Christy Martin, akan berusaha memecahkan rekor tersebut saat menghadapi Lucrecia Manzur pada 21 Agustus mendatang. Laga yang mempertaruhkan sabuk juara dunia WBA dan WBO kelas bulu ini juga menjadi tonggak sejarah karena menjadi pertarungan gelar dunia wanita pertama yang disiarkan langsung di platform TikTok Live.
Serrano, 37 tahun, saat ini memiliki rekor 49-4-1 dengan 32 kemenangan KO. Pada Mei lalu, ia menyamai rekor 32 KO milik Christy Martin setelah menghentikan Cheyenne Hanson di ronde kedua. Kini, ia berpeluang menjadi pemegang rekor KO terbanyak dalam sejarah tinju wanita jika mampu mengalahkan Manzur dengan cara knockout.
Lawan Serrano, Lucrecia Manzur (27 tahun) asal Argentina, datang dengan rekor 14-4 dan tujuh KO. Meskipun di atas kertas kalah pengalaman, Manzur menyatakan ambisinya untuk merebut gelar dari sang idola. "Sejak mulai tinju, saya bermimpi bertarung memperebutkan gelar dunia. Sekarang kesempatan itu datang melawan ikon sejati yang selalu saya kagumi," ujar Manzur.
Pertarungan ini juga menandai perubahan signifikan dalam penyiaran olahraga tinju. TikTok Live, yang biasanya identik dengan konten hiburan ringan, kini menjadi tuan rumah acara olahraga profesional. "Saya mendedikasikan karier untuk menciptakan peluang bagi tinju wanita dan membawa olahraga kami ke panggung terbesar. Menjadi headline acara kejuaraan pertama di TikTok sangat berarti," kata Serrano.
Bagi Indonesia, perkembangan ini membawa angin segar. Popularitas tinju wanita di tanah air terus meningkat, dengan atlet seperti Novita Sari dan Christina Jembay yang mulai mencuri perhatian. Keberhasilan Serrano dalam mempopulerkan tinju wanita lewat platform digital bisa menjadi model bagi petinju Indonesia untuk menjangkau audiens lebih luas. Apalagi, TikTok memiliki basis pengguna yang besar di Indonesia, sehingga potensi eksposur sangat tinggi.
Selain laga utama, kartu pertarungan juga menampilkan petinju Olimpiade AS Jahmal Harvey yang akan berhadapan dengan Hammet Keb asal Meksiko di kelas ringan 135 pon. Namun, sorotan utama tetap tertuju pada Serrano yang berpeluang menorehkan namanya dalam buku rekor.
Dengan segala catatan sejarah yang dipertaruhkan, akankah Serrano mampu memecahkan rekor KO dan sekaligus membuka era baru penyiaran tinju lewat media sosial? Atau justru Manzur yang akan menjadi pembunuh mimpi? Jawabannya akan diketahui pada 21 Agustus di Pechanga Resort Casino, California.



